Dampak Buruk Mengonsumsi Ceker Ayam Berlebihan

Bukan rahasia umum jika ceker ayam merupakan salah satu makanan favorit bagi tidak sedikit masyarakat Indonesia. Baik dijadikan bahan tambahan untuk sup, ayam kecap, masakan pedas atau sekadar ceker goreng pedas. Mitosnya manfaat ceker ayam jika dikonsumsi oleh anak kecil, maka larinya akan kencang.

Sebagian masyarakat mungkin sangat menyukai mengonsumsi ceker ayam dan sebagian lagi tidak menyukainya. Ceker ayam mengandung tulang, kulit, tendon dan tidak memiliki otot, sehingga seseorang yang mengonsumsi ceker ayam tidak akan menemukan daging. Namun, kebanyakan orang hanya memakan kulit dan tendonnya saja, tulang yang kaya akan nutrisi justru dibuang.

Manfaat Ceker Ayam

Menjadi bagian yang paling sering dibuang dari ceker ayam adalah tulangnya, padahal tulang ayam mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jika kesulitan mendapatkan sumsum tulangnya, ceker ayam bisa dijadikan kaldu sehingga nutrisi dalam tulang ceker bisa lebih mudah untuk didapatkan, berikut beberapa manfaat yang baik untuk tubuh.

  1. Mineral

Kalsium, magnesium, kalium dan fosfor merupakan mineral penting dalam mendukung sirkulasi darah yang sehat, kepadatan dan kesehatan tulang, kesehatan saraf, kesehatan jantung dan kesehatan pencernaan.

  • Glukosamin

Kandungan ini mampu mendukung kekuatan sendi, sehingga seseorang bisa terhindar dari penyakit radang sendi atau nyeri sendi.

  • Asam Hialuronat

Merupakan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan jaringan, seperti peremajaan sel dan kekuatan sel kulit.

  • Kondroitin Sulfat

Merupakan kandungan yang manfaatnya sama dengan glukosamin, yakni menopang kesehatan sendi dan membantu merespon peradangan, kesehatan jantung dan kesehatan kulit.

  • Kolagen

Kadar kolagen yang tinggi juga terkandung dalam ceker ayam, kolagen penting dalam fungsi tubuh seperti membantu menjaga kesehatan kulit. Selain memperkuat struktur pembuluh darah, memperkuat struktur tulang dan melindungi lapisan saluran cerna.

Dampak Buruk Ceker Ayam

Siapa sangka jika mengonsumsi ceker ayam juga dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan seseorang. Bagian ceker ayam ditutupi dengan kulit secara penuh dan pada bagian kulit ini mengandung lemak jenuh yang tinggi. Tak khayal jika ceker ayam mempunyai rasa nikmat karena pada umumnya memang memiliki rasa yang lezat.

Namun, di balik kelezatan ini terdapat hal yang bisa memperburuk kesehatan, kandungan lemak jenuhnya yang tinggi bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Lama kelamaan, kadar kolesterol yang tinggi bisa menyumbat pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung dan membuat seseorang terkena penyakit jantung.

Perlu diketahui bhawa sebanyak 100 gram ceker ayam mengandung lemak jenuh sebesar 3,9 gram atau setara dengan 20 persen kebutuhan lemak jenuh orang dewasa per hari secara umum. Selain itu, 100 gram ceker ayam juga memiliki kandungan kolesterol sebanyak 84 mg atau sebesar 28 persen dari kebutuhan kolesterol orang dewasa dalam satu hari.

Sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi kulit ayam terlalu banyak atau terlalu sering, justru yang diperbolehkan adalah mengonsumsi sumsum tulang ceker ayam. Karena letak manfaat ceker ayam bagi tubuh berasal dari sumsum tulang, sehingga dianjurkan juga untuk mencari cara agar bisa mengolah ceker ayam dengan benar.

Yang perlu dipahami ketika mengolah ceker ayam adalah dengan membersihkannya dengan benar ketika ingin meyantapnya, pastikan ceker ayam sudah benar-benar bersih. Selain itu, konsumsi juga vitamin dan tentunya makanan sehat seperti buah-buahan segar  agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh tetap seimbang dan terjaga dengan baik.

Bagaimana Cara Mengetahui Kalau Cocok Memakai Krim Wajah Tertentu?

Penggunaan kosmetik untuk kulit dan wajah atau pun skin care tentu tidak bisa langsung terlihat hasil dari pemakaian produk tersebut. Beberapa produk ada yang menunjukkan hasil sekitar 30 hari atau bahkan ada produk yang baru terlihat hasilnya setelah penggunaan beberapa bulan.

Meskipun begitu, ada beberapa orang yang cocok memakai krim wajah dan tidak. Lalu, apa kira-kira tanda yang menunjukkan kalau Anda cocok dengan produk tertentu dan apa gejalanya jika skin care yang Anda gunakan tidak cocok? Cek penjelasannya di bawah ini.

Cocok memakai krim wajah, apa tandanya?

Untuk mengetahui apakan Anda cocok memakai krim wajah atau tidak, sebenarnya mudah saja. Jika ada perubahan ke arah yang lebih baik pada kulit Anda, maka artinya produk tersebut berhasil melakukan tugasnya. Atau, dengan kata lain, produk tersebut cocok digunakan untuk kulit wajah Anda.

Jadi, jika Anda menggunakan produk yang dikhususkan bisa mencerahkan, menghapus bintik-bintik cokelat maka wajah Anda terlihat lebih cerah dan bintik-bintik yang terdapat pada wajah akan memudar sedikit demi sedikit.

Pun demikian jika Anda menggunakan produk yang menargetkan peradangan, kulit tampak kemerahan dan warna kulit tidak merata, maka semua gejala tersebut akan membaik seiring berjalananya waktu, jika produknya cocok dengan kulit Anda. Jangan lupa juga untuk mengambil foto sebelum dan sesudah menggunakan suatu produk.

Berapa lama biasanya untuk melihat hasil dari perawatan?

Perawatan kulit terbaik adalah dengan mencegahnya, yaitu membantu menghindari masalah alih-alih menyelesaikannya. Hasil dari penggunaan cream wajah akan sangat tergantung pada seberapa baik produk yang Anda gunakan. Beberapa perawatan kulit memiliki hasil yang instan, beberapa produk hasil dan efek instan yang berkembang seiring berjalannya waktu, dan perawatan kulit lainnya hanya dapat terlihat hasilnya seiring berjalannya waktu.

Misalnya pembersih muka dan masker wajah bekerja dengan cara yang instan. Produk kecantikan yang mengandung eksfolian dan esens biasnya membuat perbedaan sentuhan instan pada kulit, tetapi hasil visual biasanya tidak akan muncul sampai Anda menggunakan untuk beberapa saat.

Tanda perawatan kulit tidak berfungsi

Berikut ada beberapa tanda yang menurut ahlli kulit menandakan bahwa perawatan kulit Anda perlu diubah.

  • Mengalami gatal-gatal dan iritasi. Jika kulit Anda tidak cocok memakai krim wajah, tanda yang biasanya muncul adalah gatal atau iritasi. Hal tersebeut menandakan reaksi negatif terhadap produk yang sudah ada, atau yang biasa dikenal sebagai dermatitis kontak. Untuk mengetahui produk mana yang menjadi penyebabnya. Biasanya Anda hanya perlu menghentikan pemakaian saja, dan menggantinya dengan yang lebih ringan.
  • Kulit menjadi lebih kering. Hal ini biasanya muncul pada daerah tertentu, misalnya seperti sekitar mulut dan hidung.
  • Kulit mengalami kemerahan. Hal ini umumnya merupakan tanda rosacea dewasa. Kondisi umum yang menyebabkan benjolan merah dan pembuluh darah terlihat menyala di wajah Anda. Jika Anda mengalami hal ini, penting untuk menambahkan anti-inflamasi dalam rutinitas Anda. Serum niacinamide adalah bahan yang umum digunakan secara bebas. Penting bagi Anda untuk memastikan bahwa langkah-langkah lain dalam rutinitas Anda tidak semakin memperparah kemerahan akibat iritasi.
  • Kulit perih. Terjadinya pengelupasan yang berlebihan dapat merusak stratum korneum, pelindung terhadap patogen, mengekspos kulit, melemahkan fungsi pelindung kulilt dan memicu peradangan. Jika fungsi pelindung rusak, maka kulit rentan terhadap infeksi mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur, serta menyebabkan sensitivitas dan iritasi.
  • Tidak ada peningkatan apapun. Misalnya saja jika Anda menggunakan produk jerawat, biasanya produk tersebut akan mulai bekerja dalam beberapa minggu, dan pelembab akan memperbaiki kulit dalam beberapa hari saja. Jika hal tersebut tidak terjadi, maka Anda perlu mempertimbangkan untuk mengganti produk tersebut.

Jadi, penting bagi Anda untuk mengetahui apakah Anda cocok menggunakan cream wajah tersebut atau tidak. Jika sudah ada tanda-tanda atau gejala yang membuktikan bahwa produk tersebut tidak cocok untuk Anda gunakan, jangan segan untuk segera menggantinya atau menghentikan pemakaian untuk menghindari hal-hal yang tidka diinginkan.

Tags:

Payudara Keluar Air, Jangan Anggap Sepele

Ketika hamil atau sedang menyusui, keluar air dari payudara merupakan kondisi yang terbilang normal. Tak hanya pada perempuan, kondisi itu juga bisa dialami oleh para laki-kali kapan saja dan bahkan payudara keluar air pada laki-laki perlu diwaspadai dengan sangat hati-hati. Karena kondisi ini bisa saja menandakan seseorang tersebut tengah mengalami masalah kesehatan.

Untuk perempuan, payudara yang mengeluarkan air aias galaktorea secara umum bukan merupakan sesuatu yang serius meskipun tetap harus waspada berbeda dengan laki-laki. Sebagai langkah untuk mengetahui penyebab yang muncul, perlu diperhatikan terlebih dahulu warna cairan yang keluar dari payudara, karena perbedaan warna akan sangat berpengaruh pada kondisi yang terjadi.

Penyebab Payudara Keluar Air

Penting untuk mengetahui warna cairan yang muncul dari payudara dan apakah cairan ini muncul hanya pada satu atau kedua payudara, perhatikan pula konsistensi dari cairan. Tanda penyakit bisa dikenali dengan melihat warna yang muncul dari cairan, berikut beberapa jenis warna yang ada sekaligus penyakit apa yang dibawa.

  • Hijau, pertanda adanya kemungkinan muncul karena kista payudara.
  • Bening, bisa jadi karena kanker payudara, terutama jika hanya keluar dari satu payudara.
  • Merah karena darah, karena sejenis tumor jinak (papiloma) atau kanker payudara.
  • Putih keabuan, kuning atau bernanah, kemungkinan disebabkan karena infeksi pada puting.
  • Cokelat atau cairan menggumpal seperti keju, bisa terjadi karena adanya penyumbatan pada saluran ASI.

Terdapat beberapa kondisi lain yang juga bisa menyebabkan air keluar dari payudara, penyebab lain ini lebih menyasar ke perempuan. Seperti ibu hamil atau perempuan yang mengalami masalah kesehatan, berikut di antaranya.

  • Konsumsi pil KB.
  • Mengalami cedera atau benturan pada payudara.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Mengonsumsi obat pelancar haid.
  • Adanya abses di payudara.
  • Mengalami kelainan hormon endokrin.
  • Muncul rangsangan berlebihan pada payudara.

Gejala Keluar Air di Payudara

Selain warna dari cairan yang abnormal alias tidak normal, terdapat pula beberapa kondisi lain atau bisa disebut gejala yang mungkin menyertai keluarnya air dari payudara. Keluhan ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami, agar pasien dan dokter yang menangani segera menemukan penyebabnya, berikut di antaranya.

  • Mual dan muntah disertai puting payudara mengalami perubahan bentuk serta warna hingga terasa gatal, bersisik atau tampak kemerahan.
  • Muncul rasa nyeri pada payudara ketika ditekan, salah satu payudara menjadi lebih besar atau kecil, mengalami demam hingga menstruasi yang tidak teratur.

Apabila pria mengalami payudara keluar air, maka sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Bagi perempuan, apabila air yang keluar dari payudara disertai beberapa kondisi di bawah ini, juga sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis.

  • Air atau cairan yang keluar dari payudara muncul ketika perempuan sedang tidak menyusui.
  • Cairan muncul bahkan ketika payudara tidak disentuh dan munculnya benjolan di payudara.
  • Harus menjadi perhatian bagi perempuan yang berusia di atas 50 tahun jika mengalami kondisi ini.
  • Payudara terasa nyeri, muncul kemerahan atau bengkak pada bagian tertentu.
  • Air muncul secara teratur, tidak hanya sekali dan hanya muncul dari satu payudara.

Dalam pemeriksaan, dokter akan memeriksaan payudara dengan seksama termasuk menanyakan kepada pasien terkait beberapa gejala yang dialami, riwayat medis hingga faktor risiko. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa, Mammogram, duktogram, USG, hingga biopsi payudara.

Tags: ,

Sebelum Menggunakannya, Kenali Resiko Kalium Sorbat sebagai Pengawet

Kalium sorbat adalah zat kimia yang banyak digunakan sebagai pengawet makanan, minuman, dan produk perawatan. Kandungan ini hadir dalam bentuk garam tidak berbau dan tidak berasa yang diproduksi sebagai bahan buatan dari campuran asam sorbat dan kalium hidroksida.

Penggunaan kalium sorbat mampu memperpanjang masa penggunaan dan umur simpan dari suatu produk. Produk-produk yang menggunakan bahan pengawet ini biasanya akan terhindar dari pertumbuhan jamur. 

Apakah Kalium Sorbat Aman Digunakan sebagai Bahan Pengawet?

Selama berpuluh-puluh tahun, penggunaan kalium sorbat sebagai bahan pengawet telah melalui sejumlah penelitian. Food and Drug Administration (FDA) telah menetapkan bahwa bahan ini dianggap aman untuk digunakan.

Ketika kandungan ini tercampur ke dalam makanan, nantinya kalium sorbat akan melewati sistem pencernaan Anda tanpa memberikan efek yang berbahaya. Kalium sorbat ini akan bergerak dalam bentuk air dan karbon dioksida, sehingga tidak akan menumpuk di dalam tubuh Anda.

Selama penggunaannya tepat, kalium sorbat cukup aman dan tidak membayakan kesehatan. Akan tetapi, beberapa orang mungkin bisa saja mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi kandungan ini. Meski begitu, hal ini cukup jarang terjadi.

Sebagian besar reaksi alergi terhadap kalium sorbat lebih banyak terjadi pada produk-produk perawatan dan kosmetik yang menggunakan kalium sorbat sebagai pengawet. Bentuk dari reaksi alergi tersebut dapat berupa iritasi pada kulit, termasuk kulit wajah dan kulit kepala.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir terhadap penggunaan kalium sorbat pada produk perawatan kulit yang Anda miliki. Walaupun bisa menimbulkan reaksi alergi, sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa resiko kemunculan alergi ini cukup rendah. 

Produk-Produk yang Mengandung Kalium Sorbat

Umumnya, kalium sorbat digunakan sebagai pengawet pada produk makanan, minuman, serta produk perawatan dan kecantikan. Secara garis besar, bahan pengawet ini bisa Anda temukan pada: 

  • Produk daging olahan
  • Produk susu seperti keju, yogurt, krim, dan saus
  • Makanan yang dipanggang, seperti roti, kue, pai, adonan, topping, filling, icings, dan lain sebagainya
  • Produk minuman berupa sari buah apel, jus olahan, dan soda
  • Bumbu masak seperti margarin, minyak ikan, garam, mayonnaise, dan lain sebagainya
  • Ikan olahan yang telah diasapkan
  • Serela dan makanan ringan
  • Produk kosmetik mata
  • Sampo dan pelembab
  • Air untuk mencuci lensa kontak

Selain digunakan pada produk-produk di atas, kalium sorbat juga banyak digunakan pada wine atau minuman anggur. Bahan ini digunakan untuk mencegah ragi terus mengalami fermentasi pada proses pembentukan wine.

Tidak hanya itu, sejumlah suplemen kesehatan dan obat-obatan juga menggunakan kalium sorbat sebagai bahan pengawet. Pada produk kesehatan dan kecantikan yang menggunakan kandungan ini, Anda bisa melihatnya kadar penggunaannya langsung pada kolom komposisi.

Efek Samping Penggunaan Kalium Sorbat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kalium sorbat lebih banyak menimbulkan efek samping berupa alergi pada penggunaan di produk perawatan dan kecantikan. Kemungkinan besar, Anda tidak akan mengalami efek samping tertentu apabila mengonsumsi kalium sorbat pada makanan.

Efek samping berupa reaksi alergi bisa memunculkan reaksi yang berbeda-beda pada setiap orang. Tapi, umumnya reaksi tersebut berupa iritasi pada kulit. 

Selama bertahun-tahun, laporan mengenai efek samping berupa iritasi kulit dari penggunaan kalium sorbat cenderung sedikit. Karena itu, resiko Anda mengalami reaksi alergi pun cukup rendah selama kalium sorbat digunakan dengan cara yang aman dan tepat. 

Tags: , ,

Percepat Pemulihan Operasi Caesar dengan Bantuan Makanan Berikut

Pemilihan makanan selepas persalinan sangat penting untuk pemulihan ibu serta pemberian nutrisi terbaik pertama melalui ASI. Terutama bagi ibu yang melalui pembedahan, nutrisi yang tepat membantu mempercepat pemulihan operasi caesar.  

Proses persalinan c-section bisa sulit dan melelahkan, baik secara fisik maupun mental. Seminggu pertama setelah persalinan ibu harus diawasi dengan ketat baik pola dan pemilihan makannya maupun waktu istirahatnya.

Kondisi ibu pasca operasi caesar

Kondisi ibu pasca operasi caesar pasti akan merasa tidak nyaman dengan luka operasi dan akan sangat berhati-hati. Meski operasi caesar aman, tak jarang pembedahan ini mengembangkan beberapa efek samping yang umum terjadi seperti:

  • Infeksi pada luka operasi, seperti kemerahan, bengkak, atau keluarnya cairan
  • Infeksi lapisan rahim, ditandai dengan demam, sakit perut, keputihan abnormal, dan perdarahan pada vagina

Kini ibu yang akan menjalani operasi caesar diberikan antibiotik sebelum pembedahan, sehingga infeksi selepas persalinan jarang terjadi. Namun tetap berhati-hati untuk menghindari risiko komplikasi tersebut.

Rekomendasi makanan untuk mempercepat pemulihan operasi caesar

Menu makan ibu selepas bersalin harus kaya akan nutrisi penting seperti protein, kalsium, mineral, serat, dan zat besi. Untuk mempercepat pemulihan operasi caesar, berikut ini rekomendasi makanan yang wajib dicoba:

  1. Susu rendah lemak

Susu mengandung protein yang berguna mempertahankan kekuatan otot setelah persalinan, memperbaiki dan mendukung pertumbuhan jaringan sel, serta mempercepat penyembuhan.

Sementara kalsium yang terkandung pada susu membantu pembekuan darah, menguatkan tulang dan gigi, membuat otot menjadi rileks, serta mencegah osteoporosis. 

Selama proses menyusui, ibu menyalurkan 250 hingga 300 mg kalsium ke bayi melalui ASI. Maka dari itu kalsium sangat dibutuhkan oleh ibu untuk mencukupi kebutuhan ibu dan bayi.

Selain susu rendah lemak, Anda juga bisa mengonsumsi produk olahan susu seperti yogurt rendah lemak dan keju.

  1. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Gandum utuh seperti pasta, roti gandum, dan nasi merah sangat merupakan karbohidrat yang sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Karbohidrat memberi energi pada ibu dan membantu melancarkan produksi ASI.

Produk biji-bijian dan kacang-kacangan seperti lentil juga kaya akan asam folat, serat, dan zat besi yang diperlukan pada awal perkembangan bayi.

  1. Buah dan sayur

Sembelit menjadi masalah umum pada ibu hamil, dan sembelit dapat menghambat pemulihan pasca operasi.

Buah dan sayur dikenal sebagai sumber serat yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kedua makanan bergizi tersebut juga kaya akan vitamin yang membantu penyembuhan luka sayat setelah operasi.

Anda bisa memilih sayur brokoli, bayam, dan fenugreek sebagai sumber vitamin A, C, kalsium, dan zat besi. Sedangkan buah seperti jeruk, pepaya, semangka, stroberi, dan ubi jalar kaya akan vitamin C yang membantu memerangi infeksi dan memperkuat kekebalan tubuh.

  1. Sup ayam

Ibu harus berhati-hati dalam memilih makanan yang tidak meningkatkan produksi gas perut dan menyebabkan sembelit. Sup ayam merupakan pilihan terbaik. 

Selain mudah dicerna, sup ayam juga membantu menghidrasi ibu dan memenuhi cairan tubuh yang hilang. Kandungan garam pada sup ayam juga memberi elektrolit tambahan bagi ibu.

Sangat tidak disarankan mengonsumsi sup instan, karena sup buatan rumahan akan terasa lebih lezat dan bergizi.

  1. Oatmeal 

Oatmeal termasuk gandum utuh yang disarankan untuk ibu hamil. Oatmeal merupakan sumber serat, karbohidrat, dan zat besi yang sangat baik untuk melawan wasir dan sembelit pada ibu hamil.

Oatmeal juga dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Anda dapat menambahkan buah seperti stroberi atau bluberi untuk semangkuk penuh nutrisi dan cita rasa. 

Menjaga pilihan makanan selama fase pemulihan sangat penting. Sebisa mungkin ikuti aturan diet yang disarankan oleh dokter.

Selain istirahat yang cukup dan pola makan teratur, dukungan psikologis juga diperlukan untuk mempercepat pemulihan operasi caesar. 

Tags: , ,

Apa Saja Manfaat Vitamin B Complex Bagi Kesehatan?

Vitamin B complex terdiri dari 8 jenis vitamin berbeda. Semua vitamin B memainkan peran penting dalam mengubah makanan menjadi energi di dalam tubuh. Setiap vitamin memiliki peran unik dalam menjaga kesehatan tubuh seseorang. Suplemen vitamin B complex mengandung semua vitamin B esensial dalam 1 pil. Beberapa dari suplemen tersebut bahkan mengandung 100 persen vitamin B dari asupan harian yang direkomendasikan (RDA). Banyak orang mendapatkan kebutuhan vitamin B mereka dari diet sehat dan beragam. Namun, Anda juga bisa mendapatkan vitamin B complex dari produk suplemen.

Vitamin B complex

Apabila sebuah produk mengandung vitamin B complex, produk tersebut harus memiliki vitamin-vitamin berikut ini, seperti:

  • Vitamin B1 (thiamine), yang penting untuk pertumbuhan dan fungsi organ, termasuk otak dan jantung
  • Vitamin B2 (riboflavin), yang dibutuhkan tubuh untuk memecah lemak dan obat
  • Vitamin B3 (niacin), yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, saraf, dan pencernaan. Dokter terkadang meresepkan niacin dalam dosis tinggi untuk membantu menurunkan level kolesterol ke kadar yang sehat
  • Vitamin B5 (asam pantothenic), penting untuk kesehatan otak dan sistem saraf
  • Vitamin B6 (pyridoxine), yang membantu tubuh membuat sel darah merah baru, yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Vitamin B6 juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat
  • Vitamin B7 (biotin), yang penting untuk kesehatan rambut, kuku, dan fungsi saraf
  • Vitamin B9 (asam folat), tubuh menggunakan folat untuk membuat DNA dan material genetik. Pada saat hamil, asam folat dapat mengurangi risiko cacat lahir tertentu
  • Vitamin B12 (cobalamin), yang dibutuhkan saraf tubuh dan sel-sel darah. B12 juga dapat mencegah pernicious anemia

Manfaat

Suplemen vitamin B complex dapat membantu mengatasi beberapa gangguan kesehatan. Jika seseorang memiliki gangguan kesehatan seperti migraine dan depresi, mereka bisa mendapatkan manfaat suplemen vitamin B complex.

  • Gangguan migraine

Beberapa penelitian menyatakan bahwa vitamin B tertentu dapat membantu mencegah migraine, khusunya vitamin B6, B9, dan B12. Peneliti juga menyatakan bahwa B12 dapat membantu mencegah migraine dengan memengaruhi disfungsi mitochondrial yang terjadi pada level sel. Vitamin tersebut dapat ditoleransi dengan baik dan efektif dalam mengurangi frekuensi migraine pada orang dewasa, meskipun penelitian lanjutan dibutuhkan.

  • Depresi dan kecemasan

Studi tahun 2018 menyatakan bahwa level vitamin B12 memainkan peran dalam perkembangan dan presentasi depresi dan kecemasan. Studi tersebut melaporkan bahwa peserta yang memiliki depresi atau kecemasan memiliki level B12 yang rendah dibandingkan dengan peserta pada grup kontrol. Selain itu, studi skala kecil di India juga menyatakan bahwa defisiensi B9 dan B12 memainkan peran dalam kasus depresi dan kecemasan.

  • Luka kulit

Vitamin B dapat membantu menyembuhkan kulit. Sebuah studi menemukan bahwa, ketika dioleskan ke kulit, vitamin tersebut dapat membantu menyembuhkan kulit dengan lebih efektif. Studi lain juga menemukan bahwa B12 dapat mempercepat pemulihan luka pada tikus yang menderita diabetes.

  • Sariawan

Vitamin B12 dapat bermanfaat dalam membantu merawat sariawan, juga dikenal dengan istilah oral ulcer. Sebuah studi menemukan bahwa salep B12 dapat mengatasi nyeri lebih baik daripada placebo.

Ada baiknya Anda mendapatkan asupan vitamin B complex dari memakan makanan sehat dan bervariasi. Jiga tidak memungkinkan, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin B complex yang banyak ditemukan di apotek.  Suplemen vitamin B complex umumnya aman dikonsumsi apabila mengikuti petunjuk label yang ada.

Benarkah Muesli Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes?

Muesli merupakan makanan sereal sehat kekinian yang mirip dengan granola dan oat. Perbedaannya terdapat pada jenis dan komposisi bahan-bahan yang digunakan. Muesli memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap serta mampu membantu mengatasi diabetes karena kadar gulanya yang rendah. Berikut ini merupakan serba-serbi muesli dan hubungannya dengan penyakit diabetes. 

Komposisi dan kandungan gizi muesli

Muesli versi modern biasanya terbuat dari gandum mentah atau rolled oat dalam jumlah kecil, biji-bijian, kacang-kacangan, serta buah kering. Buah kering yang digunakan sebagai campuran bisa berupa kurma, apricot, cherry, atau cranberry. Komposisinya tak selalu demikian, Anda bisa memodifikasi muesli dengan mengganti gandum mentah menjadi millet atau quinoa

Pada dasarnya, muesli merupakan makanan yang terdiri dari gandum mentah yang bisa dicampur dengan bahan-bahan makanan sarapan lainnya. Tak hanya untuk sarapan, muesli juga cocok dikonsumsi saat makan siang. 

Agar lebih lezat, orang-orang bisa menambahkan sedikit jus lemon atau parutan apel untuk menambahkan rasa asam. Pilihan lainnya, Anda juga dapat merendam campuran muesli ke dalam susu selama semalaman kemudian siap dikonsumsi pagi harinya tanpa dimasak terlebih dahulu. Berikut ini merupakan kandungan gizi yang terdapat di setiap komponen bahan muesli:

  • Gandum utuh- mengandung karbohidrat kompleks, vitamin B kompleks, zat besi, dan serat larut
  • Buah kering- kaya akan antioksidan, vitamin A, dan vitamin C
  • Buah segar- memberikan rasa manis alami tanpa tambahan gula
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian- mengandung protein, omega 3, antioksidan, vitamin
  • Tanpa diolah atau mentah- memberikan rasa alami setiap bahan pangan

Kandungan gizi yang lengkap tersebut, membuat muesli dijadikan makanan pilihan bagi mereka yang ingin melakukan diet, termasuk penderita diabetes. 

Muesli dan diabetes

Berbeda dengan granola atau sereal sarapan lainnya, muesli tidak mengandung minyak atau pemanis sehingga cocok untuk penderita diabetes. Meskipun, pada akhirnya muesli akan terasa lebih hambar. Namun, Anda jangan khawatir sebab penambahan buah-buahan selain berfungsi untuk melengkapi kandungan gizi, juga menambah cita rasa manis pada semangkok muesli.

Sebuah studi yang dilakukan ke beberapa perempuan paruh baya di Australia menunjukkan bahwa muesli memiliki hubungan yang siginifikan dengan penurunan risiko diabetes. Studi lain membuktikan, muesli mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Karbohidrat kompleks akan dilepaskan secara perlahan menjadi gula dalam darah sehingga kadar gula dapat terjaga. 

Pada modifikasi muesli, sering ditambahkan kurma sebagai buah kering. Rasanya yang manis terkadang membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah tambahan kurma diperbolehkan atau tidak untuk penderita diabetes. Faktanya, kurma diserap di saluran pencernaan secara lambat karena kandungan terdapat serat di dalamnya. Jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tidak berlebihan, kurma masih tergolong aman bagi penderita diabetes. 

Hindari pemakaian gula

Sebaiknya hindari penambahan gula maupun krim kental manis ke dalam mangkok muesli Anda. Gula merupakan bahan pangan yang paling dihindari penderita diabetes. Sedangkan krim kental manis yang awalnya disebut sebagai susu kental manis, dalam 2 sendoknya mengandung 15 gram gula. Tak heran jika konsumsi krim kental manis sangat berisiko untuk pasien diabetes. 

Penambahan jus buah kemasan juga berdampak tidak baik bagi penderita diabetes sebab gula yang terkandung di dalamnya cukup tinggi. Oleh karena itu, Anda bisa melakukan substitusi jus buah kemasan dengan jeruk segar atau apel. Jika muesli direndam menggunakan susu selama semalaman, pastikan juga susu yang Anda gunakan diklaim sebagai produk bebas gula.

Penderita diabetes memang harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan sehingga direkomendasikan untuk melakukan diet. Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi tentang makanan apa saja yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes. 

Pusing di Alis Bawah, Bagaimana Membedakan Migrain dengan Sakit Kepala Cluster?

Sakit kepala di sekitar alis dan pelipis dapat sangat mengganggu aktivitas. Ada banyak penyebab pusing di alis, diantaranya adalah migrain dan sakit kepala cluster.

Migrain dan sakit tepala cluster memiliki gejala yang hampir mirip yaitu pusing di alis dan sekitar dahi. Bila diperhatikan dengan seksama, keduanya memiliki perbedaan yang cukup terlihat jelas. 

Penyebab migrain dan sakit kepala cluster

Migrain dikaitkan dengan hormon, riwayat keturunan (genetika), atau faktor lingkungan. Namun hingga saat ini para peneliti belum mengetahui secara jelas penyebab penyakit cluster.  

Sakit kepala cluster dipercaya terkait dengan saraf di wajah yang menyebabkan tekanan pada area mata. Namun, konsumsi alkohol dapat memicu sakit kepala cluster maupun migrain. 

Hal-hal yang bisa memicu migrain antara lain:

  • Konsumsi alkohol
  • Zat aditif pada makanan
  • Efek samping konsumsi suplemen dan obat-obatan
  • Bersantai setelah situasi stres
  • Perubahan hormon
  • Aktivitas fisik yang intens
  • Rangsangan sensorik atau cahaya

Perbedaan sakit kepala migrain dan sakit kepala cluster

Migrain ditandai dengan rasa sakit parah dan berdenyut. Serangan migrain bisa diprediksi oleh penderitanya karena biasanya didahului oleh  gangguang penglihatan, seperti lampu berkedip, munculnya garis zig zag, atau kehilangan penglihatan sementara.

Selain merasakan pusing di alis bagian bawah, migrain juga disertai dengan:

  • Mual 
  • Muntah
  • Sensitivitas cahaya

Serangan migrain bisa berlangsung dari 2 hingga 72 jam. 

Sedangkan sakit kepala cluster adalah sakit kepala parah yang terjadi dengan tiba-tiba, dan memiliki durasi yang lebih pendek namun kambuh selama beberapa bulan. 

Orang yang menderita sakit kepala cluster cenderung mengalami kondisi ini pada musim yang sama setiap tahun, sehingga sering disalah artikan sebagai alergi musiman.

Adapun gejala sakit kepala cluster antara lain:

  • Nyeri hebat di satu sisi kepala
  • Mata dan hidung berair
  • Gelisah
  • Dapat menyebabkan Anda terbangun di tengah malam

Penyebab lain pusing di alis dan pelipis

Selain migrain dan sakit kepala cluster, berikut ini beberapa penyebab rasa pusing di alis dan area pelipis:

  1. Sakit kepala tegang

Disebabkan oleh stres dan merupakan sakit kepala yang umum terjadi. Sakit kepala jenis ini tidak dipengaruhi oleh aktivitas fisik.

  1. Glaukoma

Glaukoma merupakan kondisi dimana terjadinya penumpukan cairan di mata. Penumpukan ini menyebabkan tekanan yang memicu kerusakan saraf optik. Glaukoma merupakan penyebab utama kebutaan pada lansia di atas 60 tahun ke atas. 

Selain pusing di alis, glaukoma juga ditandai dengan mual, muntah, sakit mata yang parah, dan seperti melihat lingkaran cahaya di dalam mata.

  1. Peradangan pada lapisan arteri (Arteritis temporal)

Sakit kepala karena arteritis temporal sering dirasakan di bagian dalam mata atau bawah alis. Kondisi ini memerlukan penanganan khusus dan darurat, karena jika tidak segera diobati akan mengakibatkan stroke atau kebutaan.

  1. Radang selaput lendir (Sinusitis)

Infeksi sinus bisa disebabkan oleh bakteri, alergi, atau flu. Kondisi ini menyebabkan rongga hidung membengkak dan tertekan, sehingga memicu kesulitan bernapas, nyeri di sekitar hidung, serta pusing di alis.

  1. Infeksi virus herpes (Herpes zoster)

Dalam beberapa kasus, pusing di alis juga disebabkan oleh infeksi virus herpes zoster. Namun gejala herpes yang paling umum adalah ruam kemerahan yang terasa melepuh dan menyakitkan pada kulit.

Karena penyebab pusing di alis beragam, akan lebih baik menemui dokter dan melakukan pemeriksaan lanjutan. Perawatan setiap jenis sakit kepala berbeda-beda, sehingga nantinya dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan kondisi yang diderita pasien.

Untuk mengatasi migrain, dokter akan memberikan obat sakit kepala kuat yang disebut triptans dan obat antiinflamasi non steroid (NSAID). 

Sedangkan obat sakit kepala cluster memiliki obat resep yang lebih banyak, seperti perawatan oksigen murni, verapamil, triptans, dan banyak lagi.

Tetap Tenang Meski Pandemi dengan Persiapkan Kotak P3K di Rumah

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan mengingat angka kasus COVID-19 belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Kondisi ini tak ayal membuat masyarakat sulit untuk melakukan mobilisasi dan disarankan untuk tetap tinggal dalam luar. Membeli kebutuhan sehari-hari atau bahkan obat menjadi sedikit sulit akibat adanya situasi ini. Oleh karena itu, mempersiapkan kotak P3K di rumah menjadi solusi yang ideal.

kotak p3k

Dengan menyiapkan kotak P3K di Rumah, Anda dapat mengurangi intensitas bepergian atau beraktivitas di luar rumah, sehingga menurunkan risiko terpapar infeksi COVID-19. Apa saja yang perlu Anda simpan di dalam kotak P3K di rumah selama pandemi? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Isi kotak P3K di rumah selama pandemi

  1. Masker

Perlengkapan medis yang satu ini tidak boleh dilewatkan. Mengingat bahwa penularan coronavirus melalui udara, masyarakat diimbau untuk selalu mengenakan masker. Penggunaan masker diyakini mampu menurunkan risiko tertular atau menularkan COVID-19.

  1. Vitamin

Fakta bahwa vaksin maupun obat yang efektif menangkal COVID-19 belum ditemukan, menjaga diri untuk tetap sehat dengan meningkatkan sistem imun tubuh merupakan cara terbaik untuk mencegah penularan virus. Para ahli menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga teratur, dan jika diperlukan tidak lupa untuk mengonsumsi vitamin maupun suplemen kesehatan.

Beberapa vitamin dan mineral yang direkomendasikan dapat membantu meningkatkan sistem imun selama pandemi, antara lain vitamin C, vitamin D, dan zinc.

  1. Termometer

Salah satu gejala yang umum dikeluhkan pasien terinfeksi COVID-19 adalah demam. Mendeteksi adanya perubahan suhu tubuh, Anda perlu menyiapkan termometer dan menyimpannya di dalam kotak P3K di rumah.

Ketika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala, seperti ruam, diare, atau batuk, Anda dapat langsung memeriksa suhu tubuhnya. Jika hasil suhu tubuh melebihi angka 37,2 °C atau demam, Anda diharapkan untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk segera mendapatkan pemeriksaan lebih COVID-19. Sembari menunggu respons, Anda dapat memberikan obat penurun panas untuk meredakan gejala yang dialami.

  1. Paracetamol atau obat demam lain

Telah disebutkan bahwa demam merupakan gejala yang utama dari pasien terinfeksi COVID-19 dan perlu penanganan sesegera mungkin. Selama pandemi, menyimpan paracetamol maupun obat demam lain, seperti acetaminophen di dalam kotak P3K di rumah merupakan suatu kebutuhan.

Paracetamol atau obat demam lain juga dikonsumsi oleh pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Dengan rutin mengonsumsi obat demam, gejala demam dan nyeri yang dirasakan akibat infeksi corona dapat diredakan.

  1. Obat flu

Beberapa gejala lain dari COVID-19 serupa dengan gejala flu. Oleh karena itu, siap sedia obat pereda gejala flu dalam kotak P3K Anda perlu untuk diperhatikan. Pilihlah obat pereda gejala flu allinone yang mampu meredakan sakit kepala, bersin-bersin, demam, batuk, hingga nyeri badan di saat yang bersamaan.

  1. Obat pencernaan

Di samping demam dan batuk, gejala lain dari COVID-19 yaitu adanya gangguan pencernaan, seperti diare. Anda perlu melengkapi perlengkapan obat dalam kotak P3K dengan menambahkan obat pencernaan ke dalam persediaan. Ketika mengonsumsi obat diare, Anda direkomendasikan untuk mengonsumsi banyak air putih agar terhindar dari kondisi dehidrasi.

  1. Dekongestan

Sudah pernah mendengar apa itu dekongestan? Sebenarnya, dekongestan ini banyak terkandung dalam obat batuk dan obat flu. Fungsinya, untuk meredakan pembengkakan pada saluran pernapasan. Dekongestan mampu secara efektif melegakan pernapasan dan membuat tubuh terasa lebih nyaman pada pasien flu dan COVID-19. 

Itu dia 7 hal yang tidak boleh Anda lewatkan jika ingin menyiapkan kotak P3K kala pandemi. 

Entropion: Kelopak Mata Terlipat ke Dalam, Apa Penyebabnya?

Pernahkah Anda terbayangkan jika bulu mata yang seharusnya mengarah ke luar, kini berbalik menghadap ke dalam? Sudah pasti mata akan merasa perih karena disebabkan tertusuk bulu mata yang masuk ke dalam mata.

Tetapi, tahukah Anda  jika hal tersebut bisa terjadi pada Anda atau bahkan pada orang yang lebih tua di atas 60 tahun. Kelainan dengan bulu mata dan kelopak mata terlipat ke dalam ini disebut dengan entropion. Apakah itu? Yuk, cari tahu lebih detail serta apa penyebabnya.

Apa itu entropion dan penyebabnya?

Entropion adalah kondisi di mana kelopak mata Anda mengarah ke dalam, sehingga bulu mata dan kulit akan bergesekan dengan permukaan mata sehingga bisa menyebabkan iritasi dan ketidaknyamanan pada mata Anda.

Jadi, ketika Anda mengalami kondisi tersebut, kelopak mata  mungkin akan terus berputar atau hanya saat Anda berkedip keras atau menutup kelopak mata Anda. Hal ini bisa menyebabkan mata berair, ketidaknyamanan, iritasi, nyeri hingga peradangan.

Penyebab

Umumnya, entropion disebabkan karena faktor genetik. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kelopak mata bawah memiliki lipatan kulit yang ekstra. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, entropion terjadi pada orang dewasa hingga tua atau di atas usia 60 tahun. Pasalnya, kondisi ini jarang sekali terjadi pada anak-anak ataupun dewasa muda.

  • Penuaan. Selain faktor genetik, penyebab lain dari kondisi ini adalah penuaan. Seiring bertambahnya usia seseorang, ada lebih banyak kulit kendur di sekitar kelopak mata, otot di bawah mata melamah, dan tendon serta ligament di area tersebut mengendur.
  • Jaringan parut. Jaringan parut pada kulit bisa menjadi faktor penyebab. Jaringan parut akan terjadi akibat trauma, pembedahan, radiasi pada wajah, atau luka bakar kimiawi. Dan hal in dapat mengubah kelengkungan alami kelopak mata.
  • Infeksi. Infeksi bakteri, seperti trachoma dapat menyebabkan permukaan bagian dalam kelopak mata menjadi kasar dan memiliki bekas luka.
  • Operasi. Operasi mata dapat menyebabkan kejang kelopak mata yang dapat menyebabkan kelopak mata terlipat ke dalam.
  • Komplikasi perkembangan. Ketika entropion hadir saat lahir (bawaan) maka hal itu mungkin disebabkan oleh lipatan ekstra kulit pada kelopak mata yang menyebabkan bulu mata membengkok.
  • Peradangan. Iritasi mata yang disebabkan oleh kekeringan atau pembengkakan dapat membuat Anda mencoba meredakan gejala dengan menggosok atau menutup kelopak mata. Hal ini dapat menyebabkan kejang pada otot kelopak mata dan menggulung tepi kelopak mata ke dalam melawan kornea (entropion kejang).

Gejala entropion

Tanda atau gejala entropion biasanya diakibatkan oleh gesekan bulu mata dan kelopak mata bagian luar terhadap permukaan mata Anda, maka Anda mungkin akan mengalami:

  • Perasaan bahwa ada sesuatu yang menempel di mata Anda
  • Mata merah
  • Kepekaan terhadap angin
  • Iritasi atau nyeri mata
  • Kepekaan terhadap cahaya yang disebut fotopobia
  • Mata berair (robekan berlebihan)
  • Keluarnya lendir dan pengerasan kelopak mata
  • Kulit kendur di sekitar mata
  • Kemerahan di bagian putih mata

Masalah pengelihatan pun bisa terjadi, terutama jika terjadi kerusakan pada kornea.

Komplikasi entropion

Iritasi dan cedera kornea adalah komplikasi yang paling serius terkait dengan kondisi tersebut. Karena dapat menyebabkan penderita kehilangan pengelihatan secara permanen atau selamanya.

Entropion sering terjadi secara alami dengan penuaan atau setelah jaringan parut, jadi kondisi sulit untuk dicegah. Namun, untuk mengurangi risikonya Anda dapat menggunakan kacamata pelindung selama aktivitas yang dapat melukai mata.

Tags: , ,