5 Tips untuk Berkata Tidak Tanpa Menyakiti Orang Lain

Menjadi orang yang selalu merasa tidak enak untuk ‘berkata tidak’ memang bikin tidak nyaman. Padahal, kita sebenarnya dalam posisi tidak mood untuk melakukan sesuatu, namun karena tidak enak atau kasihan saat teman meminta tolong, kita akhirnya mengiyakan. 

Sulit untuk berkata tidak pada permintaan orang lain biasanya juga disebabkan oleh perasaan tidak ingin mengecewakan orang tersebut. Seperti ada rasa bersalah jika tidak membantu atau mewujudkan permintaan orang lain. Padahal, sah-sah saja loh untuk mengatakan ‘tidak’ jika memang kita enggan untuk menolong atau mewujudkan keinginan orang.

Agar tidak menyakiti orang lain, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut ini untuk menolak permintaan seseorang. 

Tips berkata tidak tanpa menyakiti orang lain

Kini, kamu tidak perlu merasa khawatir atau bersalah jika tidak bisa memenuhi keinginan seseorang. Kamu bisa berkata tidak secara baik-baik tanpa menyakiti orang lain. 

Bersikap tegas dan sopan

Pertama kamu bisa berkata tidak dengan tegas dan sopan serta berikan penjelasan mengapa kamu tidak bisa membantu orang tersebut. Misalnya dengan kalimat ‘Maaf, untuk sekarang saya belum bisa membantu karena ada keperluan penting yang harus diprioritaskan’.

Sikap ini memberikan kamu kendali terhadap diri kamu sendiri. Sehingga, kamu tidak harus bertanggung jawab dan merasa bersalah jika tidak bisa menolong orang lain. 

Tetapkan batasan kapan harus berkata iya dan tidak

Terkadang, seseorang sulit untuk berkata tidak karena jabatan atau posisinya. Misal, tidak bisa berkata tidak karena seseorang tersebut adalah atasannya atau keluarganya. 

Ketika permintaan atasan di luar jobdesk di perusahaan, sebaiknya kamu bisa berkata tidak, mengingat kamu harus menyelesaikan jobdesk utama dan tidak perlu merasa bersalah. 

Mencoba untuk egois

Sekali-kali, bersikaplah untuk egois dan bodo amat. Sebab, kamu perlu juga untuk memikirkan diri sendiri dan mulai untuk berhenti memikirkan orang lain terus menerus. Jika, hidupmu terus memikirkan orang lain maka prioritas akan pekerjaan bisa terganggu dan membuat performa jadi menurun. 

Katakan dengan jelas, tapi jangan kasar

Perkataan yang terlalu singkat bisa membuat orang jadi berprasangka buruk. Berkata tidak pada permintaan seseorang sebaiknya diikuti dengan kalimat yang jels dan tidak ketus. Contoh perkataan yang terlalu ketus yakni, ‘Saya tidak bisa membantu,’.

Sebaiknya jawab dengan kalimat yang lebih halus, pasti mereka akan mengerti. Misalnya, ‘Maaf, saya khawatir tidak bisa menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu dan takut PHP’. 

Tawarkan alternatif

Jika kamu tidak bisa membantu orang lain dan tidak ingin membuatnya kecewa, kamu bisa menawarkan beberapa solusi yang realistis.

Misalnya, ketika kamu tidak bisa meminjamkan seseorang uang, maka kamu bisa memberinya solusi untuk meminjam pada bank atau melakukan pinjaman online dengan bunga yang rendah.

Berkata tidak bisa membuat bahagia

Berkata ‘tidak’ rupanya penting loh untuk kebahagiaan kita sendiri. Sebab, dengan berkata tidak kita terbebas dari rasa tanggung jawab terhadap kesenangan orang lain. 

Berkata ‘iya’ dengan terpaksa bisa menyebabkan perasaan tertekan dan tidak menyenangkan. Kita bisa merasa baik-baik saja dari luar, tetapi merasa terbebani dari dalam. Jika terus dilakukan bisa menjadi bom waktu dan membuat konflik. 

Seiring bertambahnya usia, kita berhak menentukan keputusan dan berkata tidak akan sesuatu yang membuat diri tidak nyaman. 

Selain itu, sering mengiyakan permintaan orang lain juga bisa berdampak pada produktivitasmu. Beberapa prioritasmu akan tertunda karena harus menyanggupi beberapa permintaan orang lain. Akibatnya, hal ini bisa merusak reputasi kamu, terutama di lingkungan pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*