5 Vaksin saat Hamil yang Perlu Dilakukan

Vaksin diperlukan untuk mencegah risiko menurunnya kondisi badan akibat terserang penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Untuk alasan ini, semua orang memerlukan vaksin guna menunjang kesehatannya, tidak terkecuali bagi perempuan yang sedang mengandung.

Vaksin saat hamil justru sangat diperlukan mengingat ibu yang sedang mengandung cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan mudah terserang virus ataupun bakteri. Hal yang ditakutkan adalah virus ataupun bakteri yang menyerang ibu hamil juga berisiko memengaruhi kondisi janin, mulai dari menimbulkan kelainan, kelahiran prematur, bahkan keguguran.

Namun, tidak semua vaksin bisa diberikan bagi ibu yang sedang mengandung. Beberapa jenis vaksin justru dilarang untuk diberikan kepada perempuan hamil karena bisa menimbulkan risiko sebab terbuat dari mikroorganisme hidup. Pasalnya, vaksin saat hamil yang dapat diberikan kepada ibu mengandung adalah yang terbuat dari mikroorganisme yang sudah mati. Berikut ini adalah 5 jenis vaksin yang justru sangat direkomendasikan bagi perempuan hamil dan diimbau untuk dilakukan.

  1. Vaksin Influenza

Wanita hamil cenderung mengalami perubahan tingkat kekebalan tubuh dan lebih rentan yang menyebabkannya lebih mudah terkena penyakit, tidak terkecuali dengan penyakit influenza. Padahal jika terserang jenis penyakit dari virus ini, kondisi janin sangat dapat terpengaruhi karena influenza menimbulkan risiko kelahiran dini bagi bayi.

Kelahiran dini menjadi risiko karena kondisi calon ibu akan melemah ketika terserang flu. Bahkan ada kemungkinan, flu yang dialami sang ibu mengalami komplikasi menjadi pneumonia sehingga mengganggu kesehatan kehamilannya. Mengenai vaksin influenza sendiri, disarankan mendapatkan jenis vaksin ini pada kisaran November-Maret.

  • Vaksin Tetanus

Ini merupakan salah satu vaksin wajib yang harus diteirma ibu hamil pada kehamilan pertamanya. Vaksin tetanus atau yang kerap disebut juga sebagai vaksin DPT—yang merupakan singkatan dari difteri, pertusis, dan tetanus—mampu mengurangi risiko terinfeksinya janin terhadap penyakit-penyakit seperti tetanus dan batuk rejan yang kerap menimbulkan kematian.

Jenis vaksin saat hamil ini tergolong amal karena dibuat dengan toksoid. Anda bisa memperoleh vaksin tetanus atau DPT ketika usia kehamilan 27—36 minggu.

  • Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyebabkan peradangan hati dan dalam beberapa kasus menimbulkan penyakit hati kronis bahkan sampai kanker. Perempuan hamil yang mengidap hepatitis B pun cenderung mudah menularkan infeksi tersebut kepada bayinya selama persalinan.

Infeksi yang diperoleh bayi ketika persalinan bisa makin parah ketika ia bertambah usia. Karena alasan inilah, vaksin hepatitis B perlu didapatkan saat hamil. Calon ibu dianjurkan pula melalui pengecekan hepatitis selama kehamilan guna mempersiapkan persalinan jika memang ada gejala hepatitis pada ibu yang tengah mengandung tersebut.

  • Hepatitis A

Vaksin hepatitis A juga termasuk jenis vaksin saat hamil yang aman. Pasalnya, vaksin ini diproduksi dari virus mati sehingga tingkat risikonya bagi ibu mengandung cukup rendah.

Pemberian vaksin hepatitis A ditujukan untuk meminimalkan risiko sang ibu terkena penyakit hati yang rata-rata bersumber dari makanan ataupun minuman yang terkontaminasi. Hepatitis A sendiri jika dibiarkan menulari sang ibu dapat berpengaruh pada kondisi janin, yaitu kelahiran prematur sampai infeksi pada saat persalinan.

  • Vaksin Pneumokokus

Tidak semua ibu hamil diharuskan memenuhi vaksin pneumokokus selama masa mengandung. Jenis vaksin yang satu ini lebih diarahkan kepada ibu-ibu yang memang memiliki riwayat penyakit kronis, seperti diabetes ataupun penyakit ginjal.

Belum ada penelitian lebih jauh mengenai aman tidaknya vaksin pneumokokus ini. Namun dari hasil penelitian sementara, jenis vaksin saat hamil ini tergolong berisiko rendah dan dapat menghindarkan ibu hamil dari komplikasi pneumonia yang data dari risiko penyakit kronis yang atau pernah diidapnya.

***

Jika Anda sekarang sedang mengandung, vaksin saat hamil mana saja yang sudah Anda peroleh? Jangan menyepelekan vaksin selama kehamilan karena ini menyangkut kesehatan Anda sebagai calon ibu dan kesehatan calon anak Anda.

Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*