Benarkah Muesli Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes?

Muesli merupakan makanan sereal sehat kekinian yang mirip dengan granola dan oat. Perbedaannya terdapat pada jenis dan komposisi bahan-bahan yang digunakan. Muesli memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap serta mampu membantu mengatasi diabetes karena kadar gulanya yang rendah. Berikut ini merupakan serba-serbi muesli dan hubungannya dengan penyakit diabetes. 

Komposisi dan kandungan gizi muesli

Muesli versi modern biasanya terbuat dari gandum mentah atau rolled oat dalam jumlah kecil, biji-bijian, kacang-kacangan, serta buah kering. Buah kering yang digunakan sebagai campuran bisa berupa kurma, apricot, cherry, atau cranberry. Komposisinya tak selalu demikian, Anda bisa memodifikasi muesli dengan mengganti gandum mentah menjadi millet atau quinoa

Pada dasarnya, muesli merupakan makanan yang terdiri dari gandum mentah yang bisa dicampur dengan bahan-bahan makanan sarapan lainnya. Tak hanya untuk sarapan, muesli juga cocok dikonsumsi saat makan siang. 

Agar lebih lezat, orang-orang bisa menambahkan sedikit jus lemon atau parutan apel untuk menambahkan rasa asam. Pilihan lainnya, Anda juga dapat merendam campuran muesli ke dalam susu selama semalaman kemudian siap dikonsumsi pagi harinya tanpa dimasak terlebih dahulu. Berikut ini merupakan kandungan gizi yang terdapat di setiap komponen bahan muesli:

  • Gandum utuh- mengandung karbohidrat kompleks, vitamin B kompleks, zat besi, dan serat larut
  • Buah kering- kaya akan antioksidan, vitamin A, dan vitamin C
  • Buah segar- memberikan rasa manis alami tanpa tambahan gula
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian- mengandung protein, omega 3, antioksidan, vitamin
  • Tanpa diolah atau mentah- memberikan rasa alami setiap bahan pangan

Kandungan gizi yang lengkap tersebut, membuat muesli dijadikan makanan pilihan bagi mereka yang ingin melakukan diet, termasuk penderita diabetes. 

Muesli dan diabetes

Berbeda dengan granola atau sereal sarapan lainnya, muesli tidak mengandung minyak atau pemanis sehingga cocok untuk penderita diabetes. Meskipun, pada akhirnya muesli akan terasa lebih hambar. Namun, Anda jangan khawatir sebab penambahan buah-buahan selain berfungsi untuk melengkapi kandungan gizi, juga menambah cita rasa manis pada semangkok muesli.

Sebuah studi yang dilakukan ke beberapa perempuan paruh baya di Australia menunjukkan bahwa muesli memiliki hubungan yang siginifikan dengan penurunan risiko diabetes. Studi lain membuktikan, muesli mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Karbohidrat kompleks akan dilepaskan secara perlahan menjadi gula dalam darah sehingga kadar gula dapat terjaga. 

Pada modifikasi muesli, sering ditambahkan kurma sebagai buah kering. Rasanya yang manis terkadang membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah tambahan kurma diperbolehkan atau tidak untuk penderita diabetes. Faktanya, kurma diserap di saluran pencernaan secara lambat karena kandungan terdapat serat di dalamnya. Jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tidak berlebihan, kurma masih tergolong aman bagi penderita diabetes. 

Hindari pemakaian gula

Sebaiknya hindari penambahan gula maupun krim kental manis ke dalam mangkok muesli Anda. Gula merupakan bahan pangan yang paling dihindari penderita diabetes. Sedangkan krim kental manis yang awalnya disebut sebagai susu kental manis, dalam 2 sendoknya mengandung 15 gram gula. Tak heran jika konsumsi krim kental manis sangat berisiko untuk pasien diabetes. 

Penambahan jus buah kemasan juga berdampak tidak baik bagi penderita diabetes sebab gula yang terkandung di dalamnya cukup tinggi. Oleh karena itu, Anda bisa melakukan substitusi jus buah kemasan dengan jeruk segar atau apel. Jika muesli direndam menggunakan susu selama semalaman, pastikan juga susu yang Anda gunakan diklaim sebagai produk bebas gula.

Penderita diabetes memang harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan sehingga direkomendasikan untuk melakukan diet. Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi tentang makanan apa saja yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*