Berbagai Macam Obat Flu Generik

Flu merupakan kondisi medis yang sering dialami oleh banyak orang. Kondisi ini disebabkan oleh virus influenza. Meski bukan kondisi yang serius dan bersifat self limitating disease atau bisa sembuh dengan sendirinya, flu juga dapat menimbulkan komplikasi yang serius terutama pada anak di bawah usia 5 tahun, ibu hamil, serta orang lanjut usia (lansia).

Untuk sembuh dari virus influenza, tubuh harus memiliki imun yang kuat. Pasalnya, gejala flu bisa sangat mengganggu dan memperparah keadaan. Gejala yang timbul akibat flu antara lain seperti demam lebih dari 38 derajat celcius yang terjadi 3 hingga 5 hari, menggigil dan berkeringat, lelah, batuk kering atau batuk berdahak, tenggorokan sakit, hingga hidung tersumbat.

Penderita flu juga dapat mengatasi flu dengan cara mengkonsumsi obat generik atau obat bermerek lainnya. Beberapa obat flu juga bisa didapatkan tanpa resep dokter, terkandung dengan jenis kandungan pada obat tersebut. Perlu diingat bahwa obat yang ada di pasaran tidak untuk menghilangkan virus influenza dalam tubuh, tetapi untuk meringankan dan meredakan gejala flu.

Berikut beberapa obat flu generik yang bisa dikonsumsi untuk meringankan gejala flu yang bisa Anda dapatkan di apotek.

  1. Ibuprofen

Ibuprofen merupakan golongan obat antiinflamasi non-stereoid atau OAINS. Golongan obat ini dapat membantu mengurangi produksi hormon yang menyebabkan nyeri dan peradangan, di mana keduanya merupakan gejala dari penyakit flu. 

Ibuprofen juga dapat menjadi obat untuk meredakan gejala flu lainnya seperti demam dan sakit kepala. Anda dapat menemui obat ini dengan mudah di apotek maupun di supermarket. Yang perlu dicatat saat mengonsumsi obat ini adalah mematuhi anjuran dosis dan aturan pakai. Sebab, terlalu banyak minum ibuprofen dapat memicu kerusakan usu dan lambung. Selain itu, jika digunakan dalam waktu yang lama dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung stroke.

  1. Cetrizine

Obat flu lainnya adalah cetrizine. Obat satu ini termasuk pada kategori antihistamin yang dapat membantu meredakan gejala flu seperti bersin-bersin, mata berair, pilek, dan batuk. Obat flu satu ini tidak akan menyebabkan kantuk seperti loratidine. Sehingga dapat menjadi alternatif bila Anda sedang dalam masa penyembuhan tetapi masih tetap harus menjalankan aktivitas seperti biasanya. Namun, banyak yang menganggap obat flu yang tidak menyebabkan kantuk seperti cetrizine dan loratidine kurang efektif untuk mengatasi flu. 

  1. Paracetamol

Salah satu obat flu yang paling sering digunakan adalah parasetamol. Obat ini telah lama dikenal baik untuk mengatasi gejala flu seperti demam, sakit kepala, dan nyeri badan. Selain itu, obat satu ini tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Anda perlu mengikuti dosisi serta aturan pakai yang ada di kemasan. Salah satu efek samping yang biasa terjadi ketika mengonsumsi paracetamol adalah rasa kantuk, serta jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan pada hati.

  1. Loratidine

Seperti yang dikatakan sebelumnya, loratidine termasuk salah satu obat flu yang tidak menyebabkan kantuk selain cetrizine. Ia bekerja sebagai antihistamin generasi dua yang bisa dikonsumsi tanpa menimbulkan rasa kantuk. Selain itu, sama seperti obat flu lainnya, loratidine membantu untuk meredakan gejala flu yang mirip dengan gejala alergi seperti bersin-bersi, batuk, mata berair, pilek, hingga rasa gatal di telinga dan mata.

Selain harus mengonsumsi obat flu, penderita flu juga direkomendasikan untuk minum antibiotik seperti ANFIX kapsul untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan terhindar dari penyakit flu. Namun, antibiotik seperti ANFIX harus dibeli dengan menggunakan resep dokter. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*