Cegah Kolesterol dan Periksa di Laboratorium Klinik Westerindo

Kolesterol merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya bila tidak Anda cegah sedini mungkin. Laboratorium Klinik Westerindo menyediakan layanan pengecekan darah yang dapat mendeteksi kolesterol dalam darah. Apabila Anda berisiko, ada baiknya mulai untuk mengubah pola hidup dan makan agar kadar kolesterol jahat (LDL) tidak terus meningkat dan menyebabkan timbulnya penyakit jantung dan stroke. Ada beberapa tips dan makanan yang dapat membantu Anda menurunkan kadar LDL dalam darah. Berikut ulasan lengkapnya. 

1. Oat

Cara terbaik mengurangi LDL dalam darah adalah mengonsumsi oat. Mengonsumsi semangkuk oatmeal atau berbagai jenis sereal yang berbahan dasar oat sangat baik menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah Anda. Oat mampu memberikan setidaknya 1 hingga 2 gram serat larut dalam tubuh. Supaya Anda menikmati mengonsumsi oat, cobalah untuk menambahkan buah-buahan seperti pisang, blueberri, stroberi dan kiwi untuk menambahkan setengah gram kebutuhan serat Anda. Pasalnya, Anda membutuhkan setidaknya 20 hingga 35 gram serat per harinya, dengan setidaknya 5 hingga 10 gram berasal dari serat larut seperti oat.

2. Gandum dan biji-bijian

Kadar LDL juga bisa Anda turunkan dengan mengonsumsi gandum dan aneka jenis biji-bijian. Gandum, dedak gandum, jelai dan biji-bijian lainnya sangat baik dalam membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke karena mengandung serat larut yang baik dan aman dikonsumsi setiap hari oleh tubuh.

3. Kacang

Kacang juga merupakan salah satu sumber serat larut yang dibutuhkan oleh tubuh.Selain itu, kacang membutuhkan waktu cukup lama untuk dicerna tubuh. Oleh karena itu, kacang dapat membuat Anda merasa lebih kenyang dalam waktu lama. Itulah sebabnya, mengapa banyak orang menambahkan kacang di dalam makanannya, terutama bagi mereka yang sedang melakukan program menurunkan berat badan dan diet sehat bagi penderita kolesterol.

Anda dapat mengonsumsi kacang seperti kacang merah, lentil, garbanzo, kacang polong, dan lainnya. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi kacang walnut, almond dan kacang tanah. Semua makanan ini juga efektif mengurangi risiko penyakit jantung. Anda dapat mengonsumsi setidaknya 2 ons kacang sehari untuk menurunkan kadar LDL sekitar 5%. 

6. Minyak nabati

Anda dapat mengganti minyak kelapa sawit untuk menggoreng dengan minyak nabati. Minyak ini bisa Anda dapatkan dalam berbagai variasi seperti canola, bunga matahari dan safflower. Hindari penggunaan mentega, lemak babi, atau shortening saat memasak. Minyak jenis ini sangat tinggi lemak dan penyumbang tertinggi dalam kenaikan LDL.

7. Sterol dan stanol

Anda dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung sterol dan stanol. Kandungan ini merupakan ekstrak dari tanaman yang berfungsi meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap kolesterol dari makanan yang terlalu berlemak. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi setidaknya 2 gram sterol atau stanol sehari dapat menurunkan tingkat kadar kolesterol LDL sekitar 10%.

8. Ikan berlemak

Makanan berlemak memang tidak dianjurkan, termasuk seafood. Akan tetapi, mengonsumsi ikan dua atau tiga kali seminggu sangat efektif membantu menurunkan kadar LDL dalam darah Anda. Ikan sangat baik dikonsumsi sebagai pengganti daging merah yang lebih tinggi lemak. Kadar lemak omega-3 di dalam ikan salmon sangat membantu menurunkan kadar LDL dan mengurangi trigliserida dalam darah. Selain itu, omega-3 juga sangat baik dalam melindungi jantung dan mencegah irama jantung yang tidak normal.

Selain dari asupan makan, sama pentingnya diet yang seimbang dan olahraga. Anda juga harus rutin memeriksakan kondisi kesehatan di Laboratorium Klinik Westerindo untuk mengetahui berapa tingkat kolesterol dalam tubuh, supaya tetap sehat.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*