Depresi Karena Istri Minta Cerai? Yang Perlu Dilakukan

Depresi Karena Istri Minta Cerai? Yang Perlu Dilakukan

Menyesuaikan diri setelah istri minta cerai dapat membutuhkan waktu mulai dari berminggu-minggu hingga bertahun-tahun. Pada masa itu, Anda akan mengalami berbagai macam emosi. Anda bahkan dapat menjadi lebih rentan terhadap beberapa kondisi tertentu, termasuk gangguan stres pasca trauma, depresi, dan berbagai kondisi fisik lainnya. 

Depresi yang terjadi karena kejadian traumatis dalam hidup seseorang, seperti perceraian, berbeda dengan depresi klinis. Kondisi tersebut dikenal dengan sebutan gangguan penyesuaian atau depresi situasional. Baik depresi klinis dan depresi situasional dapat muncul dengan cara yang serupa. 

Pada beberapa orang, depresi yang terjadi setelah istri minta cerai dapat muncul bersamaan dengan perilaku lain, seperti mengabaikan tanggung jawab, menghindari keluarga dan teman, melakukan pekerjaan dengan buruk karena kurangnya fokus, dan berkelahi. 

Apabila Anda menunjukkan perilaku tersebut atau Anda merasa depresi setelah istri minta cerai, konsultasi dengan pembimbing yang dapat merekomendasikan serangkaian tindakan yang perlu dilakukan atau merekomendasikan kelompok pendukung. Kebanyakan orang menghubungkan rasa sedih dengan depresi. Kesedihan adalah salah satu gejala dari depresi. 

Gejala lain yang sering dijumpai dalam kasus depresi klinis dan situasional adalah hilangnya nafsu makan, hilangnya ketertarikan dengan aktivitas dan hobi yang tadinya disukai, sulit tidur atau insomnia, mudah marah, kelelahan, sulit berkonsentrasi, dan pikiran serta percobaan bunuh diri. Diagnosa depresi setidaknya membutuhkan lima dari gejala tersebut sebelumnya. 

Tips mengatasi depresi akibat istri minta cerai

Perceraian tidak hanya memengaruhi suami dan istri saja, tetapi juga anak-anak, jaringan keluarga yang lebih besar, dan teman dari keluarga. Memiliki sebuah “support network” saat Anda menghadapi proses ini sangatlah penting. Anda akan memiliki banyak perasaan, dan memproses perasaan tersebut membutuhkan banyak energi. Hal tersebut akan membuat Anda merasa lebih lelah dibandingkan dengan biasanya. Tips yang bisa Anda lakukan dalam menghadapi hal tersebut di antaranya adalah:

  • Olahraga setiap harinya

Berolahragalah meskipun Anda tidak ingin melakukannya. Penelitian menunjukkan bahwa antara 20 hingga 40 menit jalan santai selama 3 kali dalam seminggu dapat membantu mengurangi gejala depresi.

  • Makan makanan yang sehat

“Junk food” dan alkohol akan menjadi dua hal yang sangat memikat saat Anda menderita depresi akibat istri minta cerai. Pastikan Anda menyediakan makanan-makanan yang sehat di rumah. Alih-alih konsumsi makanan dan minuman tidak sehat, Anda bisa makan camilan yang sehat, seperti coklat hitam. 

  • Bersosialisasi

Berada di sekitar banyak orang mungkin merupakan hal terakhir yang ingin Anda lakukan. Namun, hal tersebut dapat membantu Anda menghadapi emosi yang sedang Anda miliki. Habiskan waktu Anda bersama orang-orang yang dapat menyediakan tempat mendengar, namun bersedia mengubah jalan pikiran Anda apabila dibutuhkan. 

  • Tidur

Depresi meningkatkan risiko seseorang dalam menderita insomnia atau gangguan tidur. Begitu pula sebaliknya, insomnia turut meningkatkan risiko depresi. Apabila Anda kesulitan tidur, cobalah rutinitas malam hari yang dapat membantu menenangkan tubuh dan pikiran, misalnya minum teh chamomile hangat, mandi air hangat, atau membaca buku. Hindari penggunaan alat-alat elektronik karena dapat mencegah Anda tidur dengan nyenyak. 

Anda akan memiliki banyak perasaan dan pikiran saat mengatasi istri minta cerai. Namun, perceraian bukanlah akhir dari segalanya. Anda bisa melewati masa susah tersebut dan menemukan “new normal” tanpa pasangan. Pantang menyerah adalah hal yang paling penting. Di hari-hari saat Anda kesulitan menjalani hari, ingatkan diri Anda bahwa Anda berharga.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*