Entropion: Kelopak Mata Terlipat ke Dalam, Apa Penyebabnya?

Pernahkah Anda terbayangkan jika bulu mata yang seharusnya mengarah ke luar, kini berbalik menghadap ke dalam? Sudah pasti mata akan merasa perih karena disebabkan tertusuk bulu mata yang masuk ke dalam mata.

Tetapi, tahukah Anda  jika hal tersebut bisa terjadi pada Anda atau bahkan pada orang yang lebih tua di atas 60 tahun. Kelainan dengan bulu mata dan kelopak mata terlipat ke dalam ini disebut dengan entropion. Apakah itu? Yuk, cari tahu lebih detail serta apa penyebabnya.

Apa itu entropion dan penyebabnya?

Entropion adalah kondisi di mana kelopak mata Anda mengarah ke dalam, sehingga bulu mata dan kulit akan bergesekan dengan permukaan mata sehingga bisa menyebabkan iritasi dan ketidaknyamanan pada mata Anda.

Jadi, ketika Anda mengalami kondisi tersebut, kelopak mata  mungkin akan terus berputar atau hanya saat Anda berkedip keras atau menutup kelopak mata Anda. Hal ini bisa menyebabkan mata berair, ketidaknyamanan, iritasi, nyeri hingga peradangan.

Penyebab

Umumnya, entropion disebabkan karena faktor genetik. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kelopak mata bawah memiliki lipatan kulit yang ekstra. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, entropion terjadi pada orang dewasa hingga tua atau di atas usia 60 tahun. Pasalnya, kondisi ini jarang sekali terjadi pada anak-anak ataupun dewasa muda.

  • Penuaan. Selain faktor genetik, penyebab lain dari kondisi ini adalah penuaan. Seiring bertambahnya usia seseorang, ada lebih banyak kulit kendur di sekitar kelopak mata, otot di bawah mata melamah, dan tendon serta ligament di area tersebut mengendur.
  • Jaringan parut. Jaringan parut pada kulit bisa menjadi faktor penyebab. Jaringan parut akan terjadi akibat trauma, pembedahan, radiasi pada wajah, atau luka bakar kimiawi. Dan hal in dapat mengubah kelengkungan alami kelopak mata.
  • Infeksi. Infeksi bakteri, seperti trachoma dapat menyebabkan permukaan bagian dalam kelopak mata menjadi kasar dan memiliki bekas luka.
  • Operasi. Operasi mata dapat menyebabkan kejang kelopak mata yang dapat menyebabkan kelopak mata terlipat ke dalam.
  • Komplikasi perkembangan. Ketika entropion hadir saat lahir (bawaan) maka hal itu mungkin disebabkan oleh lipatan ekstra kulit pada kelopak mata yang menyebabkan bulu mata membengkok.
  • Peradangan. Iritasi mata yang disebabkan oleh kekeringan atau pembengkakan dapat membuat Anda mencoba meredakan gejala dengan menggosok atau menutup kelopak mata. Hal ini dapat menyebabkan kejang pada otot kelopak mata dan menggulung tepi kelopak mata ke dalam melawan kornea (entropion kejang).

Gejala entropion

Tanda atau gejala entropion biasanya diakibatkan oleh gesekan bulu mata dan kelopak mata bagian luar terhadap permukaan mata Anda, maka Anda mungkin akan mengalami:

  • Perasaan bahwa ada sesuatu yang menempel di mata Anda
  • Mata merah
  • Kepekaan terhadap angin
  • Iritasi atau nyeri mata
  • Kepekaan terhadap cahaya yang disebut fotopobia
  • Mata berair (robekan berlebihan)
  • Keluarnya lendir dan pengerasan kelopak mata
  • Kulit kendur di sekitar mata
  • Kemerahan di bagian putih mata

Masalah pengelihatan pun bisa terjadi, terutama jika terjadi kerusakan pada kornea.

Komplikasi entropion

Iritasi dan cedera kornea adalah komplikasi yang paling serius terkait dengan kondisi tersebut. Karena dapat menyebabkan penderita kehilangan pengelihatan secara permanen atau selamanya.

Entropion sering terjadi secara alami dengan penuaan atau setelah jaringan parut, jadi kondisi sulit untuk dicegah. Namun, untuk mengurangi risikonya Anda dapat menggunakan kacamata pelindung selama aktivitas yang dapat melukai mata.

Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*