Fakta-fakta Menarik tentang Vaksin Pneumonia Dewasa

Merebaknya kasus Covid 19 ikut menyeret ketenaran vaksin pneumonia dewasa. Pasalnya, vaksin ini disebut-sebut sebagai salah satu vaksin alternatif yang dapat mencegah dan meminimalkan risiko terkena infeksi virus corona baru. 

Pneumonia memang menjadi komplikasi yang bisa terjadi pada penderita Covid 19. Komplikasi ini bahkan dinilai sangat serius karena dapat mengancam nyawa penderitanya. Pneumonia sendiri merupakan kondisi infeksi baru-baru. Umumnya, penyebab dari pneumonia sendiri adalah bakteri Streptococcus ataupun virus influenza. 

Mengenai vaksin pneumonia untuk dewasa sendiri, ada beberapa fakta menarik terkait penggunaan, manfaat, maupun risikonya. Berikut ini adalah beberapa fakta vaksin pneumonia dewasa yang patut Anda tahu sebelum memutuskan untuk memperoleh suntikan vaksin ini atau tidak. 

Cocok untuk Lansia 

Banyak orang takut memberikan vaksin kepada orang tuanya karena efek samping vaksin untuk orang lanjut usia di atas 60 tahun dinilai lebih parah dibandingkan untuk dewasa muda. Kenyataannya untuk vaksin pneumonia dewasa, tidak ada masalah jika lansia menerima. Bahkan vaksin ini sebenarnya memang ditujukan untuk orang tua yang berusia di atas 65 tahun yang memiliki kekebalan tubuh lebih lemah sehingga lebih mudah terpapar virus penyebab pneumonia. 

Dua Tipe Vaksin 

Ada dua jenis vaksin pneumonia dewasa maupun anak-anak yang diakui oleh Food and Drug Administration di Amerika Serikat. Kedua jenis tersebut, yakni PCV13 dan PPSV23. PCV13 merupakan vaksin pneumonia yang membantu membantu melindungi seseorang terhadap 13 jenis bakteri pneumokokus yang paling sering menyebabkan infeksi serius. Sementara itu, PPSV merupakan vaksin yang membantu melindungi dari infeksi serius yang disebabkan oleh 23 jenis bakteri pneumokokus. Kedua jenis vaksin pneumonia ini bisa diterima oleh anak-anak maupun orang dewasa. 

Satu Dosis untuk Dewasa

Dosis vaksin pneumonia dewasa berbeda dengan yang diberikan untuk anak-anak. Anak di bawah usia dua tahun biasanya mendapatkan vaksin 2 suntikan vaksin pneumonia untuk memperoleh kekebalan terkait penyebab pneumonia tersebut. Sementara pada orang dewasa, pemberian vaksin jenis ini hanya dalam satu dosis dalam satu suntikan. 

Efikasi di Atas 70 Persen 

Efikasi merupakan kemampuan vaksin untuk menurunkan persentase terkait penyakit tertentu. Khusus untuk vaksin pneumonia dewasa, dalam sebuah penelitian di Belanda yang melibatkan sekitar 85 ribu orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih, vaksin pneumonia dewasa bisa melindungi 3 dari 4 orang yang divaksinasi terhadap penyakit pneumokokus invasif yang disebabkan oleh serotipe vaksin. Dalam kata lain, efikasinya bisa mencapai 75 persen. 

Efek Samping Ringan 

Tidak perlu takut dengan efek samping pneumonia dewasa. Umumnya, reaksi pasca suntikan vaksin hanya berupa kemerahan, bengkak, nyeri, sampai yang terparah adalah demam. Namun, efek samping tersebut biasanya akan langsung hilang dalam dua hari setelah vaksinasi dilakukan. Inilah yang membuat vaksin pneumonia dewasa dinilai memiliki efek samping ringan, baik untuk orang lanjut usia ataupun anak-anak di bawah usia dua tahun sekalipun. 

Alergi Sangat Jarang 

Alergi kerap menjadi ketakutan seseorang untuk divaksin. Apakah vaksin pneumonia dewasa bisa menimbulkan efek samping alergi? Jawabannya, bisa! Hanya saja, efek samping alergi dari vaksin pneumonia dewasa tergolong sangat jarang. Hanya kurang dari 1 persen orang yang mendapatkan vaksin pneumonia yang mendapatkan gejala alergi setelah penyuntikan. 

Tidak Kebal Covid 19 

Beberapa pandangan merekomendasikan penggunaan vaksin pneumonia dewasa untuk mencegah penularan Covid 19. World Health Organization sendiri telah menyatakan, vaksin pneumonia dewasa tidak bisa digunakan untuk membuat seseorang menjadi kebal terhadap paparan Covid 19. Namun, penyuntikan vaksin ini bisa meminimalkan risiko komplikasi terkait masalah pernapasan pada penderita Covid 19. 

*** 

Kira-kira dengan berbagai fakta di atas, apakah Anda semakin kuat untu menerima vaksin pneumonia dewasa atau memilih tidak melakukan vaksinasi? Bagaimanapun, vaksin pneumonia termasuk sangat penting karena bisa menghindarkan Anda maupun keluarga Anda dari masalah peradangan paru-paru yang serius dan mengancam nyawa. 

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*