Glaukoma Sudut Tertutup Akut dan Jenis Glaukoma Lainnya

Glaukoma adalah pencuri penglihatan yang harus diwaspadai. Siapapun bisa terkena penyakit ini, bahkan bayi yang baru lahir. Orang-orang Asia, tidak terkecuali Indonesia, bisa lebih rentan mengalami beberapa jenis glaukoma. 

Ya, glaukoma bukan hanya satu jenis, melainkan ada beberapa tipe. Salah satu jenis glaukoma yang rentan dialami oleh orang Indonesia yang berstatus ras Asia Tenggara adalah glaukoma sudut tertutup akut

Selain glaukoma sudut tertutup akut, ada beberapa jenis glaukoma lain yang tidak boleh dipandang remeh. Berikut ini adalah tipe-tipe jenis glaukoma yang tidak kalah pentingnya untuk segera ditangani agar tidak menjadi pengambil penglihatan Anda. 

Glaukoma Sudut Terbuka 

Glaukoma sudut terbuka adalah bentuk paling umum dari glaukoma. Sekitar 90 persen dari kasus glaukoma berjenis glaukoma sudut terbuka. Kondisi masalah penglihatan ini terjadi akibat adanya penyumbatan saluran drainase yang lambat sehingga membuat tekanan mata meningkat. Glaukoma jenis ini berkembang secara perlahan dan merupakan kondisi seumur hidup. Jenis glaukoma yang disebut juga sebagai glaukoma primer atau kronis ini setidaknya mempengaruhi sekitar 3 juta orang Amerika.

Glaukoma Sudut Tertutup 

Jenis glaukoma yang satu ini jarang didapat. Kebanyakan orang yang menderita glaukoma sudut tertutup adalah orang-orang Asia Tenggara, tidak terkecuali Indonesia. Glaukoma jenis ini disebabkan oleh drainase pada mata yang tersumbat sehingga tekanan intraocular meningkat tiba-tiba. Penderita glaukoma sufut tertutup umumnya merasakan gejala penglihatan yang buram dan bertambah parah ketika malam tiba. Gejala khas lainnya dari jenis glaukoma ini adalah terlihat lingkaran yang mengelilingi tiap benda yang Anda lihat. 

Glaukoma Konginetal

Penyakit glaukoma identik dengan pertambahan usia. Di mana orang-orang berusia tua akan lebih mudah mengalami penyakit mata ini dibandingkan orang-orang berusia muda. Namun jangan salah, ada pula jenis glaukoma yang bisa menyerang bayi, yaitu glaukoma konginetal. Jenis glaukoma ini terjadi pada bayi ketika ada perkembangan saluran drainase mata yang salah atau tidak lengkap selama periode kehamilan. Ini merupakan kondisi langka yang mungkin diturunkan. Setidaknya, 1 dari 10.000 bayi yang lahir di Amerika Serikat memiliki cacat pada mata yang membuat cairan tidak mengalir normal. Namun, peluang kesembuhan lebih besar dibandingkan jenis glaukoma lainnya. Soalnya, jika dokter melakukan operasi yang cukup dini, anak-anak dengan glaukoma kongenital biasanya tidak akan mengalami kehilangan penglihatan permanen.

Glaukoma Tegangan Normal 

Glaukoma tekanan normal kerap disebut juga sebagai glaukoma tekanan rendah. Pada jenis glaukoma ini, saraf optik mengalami rusak, meskipun tekanan mata tidak terlalu tinggi. Sebenarnya, glaukoma tegangan normal merupakan bagian dari jenis glaukoma sudut terbuka. Setidaknya 1 dari 3 orang dengan glaukoma sudut terbuka memiliki tipe tegangan normal. Jenis glaukoma ini akan lebih rentan menyerang ras Asia Timur dan orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah. 

Glaukoma Neovaskular

Ini merupakan jenis glaukoma yang terjadi ketika mata membuat pembuluh darah ekstra yang menutupi bagian mata Anda di mana cairan biasanya mengalir. Ini merupakan jenis glaukoma sekunder yang biasanya disebabkan oleh kondisi medis lain, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. Glaukoma neovaskular termasuk jenis glaukoma yang sulit diobati. 

Glaukoma Uveitik

Glaukoma uveitik merupakan tipe glaukoma sekunder yang dapat terjadi pada orang yang menderita uveitis. Ini merupakan suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada mata. Sekitar 2 dari 10 orang dengan penyakit uveitis pada akhirnya mengalami glaukoma uveitik. Kebanyakan para ahli berpendapat, munculnya glaukoma pada penderita disebabkan peradangan dan jaringan parut di tengah mata merusak atau menyumbat bagian mata tempat cairan mengalir keluar. 

Glaukoma sudut tertutup akut maupun jenis glaukoma lainnya perlu ditangani dengan intensif agar perkembangannya tidak semakin cepat dan parah sehingga “mencuri” penglihatan Anda. Jika mengalami gejala glaukoma yang membuat pandangan menjadi buram, jangan ragu untuk segera ke dokter. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*