Lakukan Rapid Test Jakarta Untuk Konfirmasi Gejala

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi COVID-19 saat ini telah memengaruhi segala aspek kehidupan manusia. Hubungan sosial, ekonomi, politik, dan kondisi kesehatan tercerai berai karena cepatnya penyakit ini menyebar. Coronavirus adalah zoonotic, yang berarti virus ini pertama kali berkembang pada manusia sebelum akhirnya menular ke manusia. Agar virus bisa ditularkan dari hewan ke manusia, seseorang harus melakukan kontak langsung terlebih dahulu dengan hewan yang terinfeksi virus ini. Oleh sebab itu, rapid test Jakarta perlu dilakukan di masa pandemi saat ini. 

Setelah virus berkembang di tubuh manusia, coronavirus dapat menyebar dari satu orang ke orang lain lewat droplet pernapasan. Ini adalah nama teknis untuk cairan yang bergerak lewat udara saat Anda menghembuskan napas, batuk, bersin, atau berbicara. Material virus yang menempel pada droplet ini dapat terhirup ke saluran pernapasan (batang tenggorok dan paru-paru), di mana virus dapat berkembang menjadi infeksi baru. Sangat mungkin bagi Anda untuk tertular SARS-CoV-2 apabila Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata setelah menyentuh permukaan atau benda yang terpapar virus di atasnya. Namun, hal ini dianggap bukan menjadi cara utama bagaimana virus ini menyebar. Oleh sebab itu, apabila Anda memiliki risiko tinggi menderita COVID-19, lakukan pemeriksaan rapid test Jakarta secepatnya. 

SARS-CoV-2 dapat juga ditularkan lewat transmisi udara dari partikel menular kecil yang beterbangan di udara selama beberapa menit atau jam. Akan tetapi, kontraksi infeksi lewat kontak langsung dengan orang-orang yang menderita SARS-CoV-2, dan droplet pernapasan, dianggap sebagai cara yang paling sering terjadi. Coronavirus 2019 belum dihubungkan dengan hewan tertentu. Para peneliti percaya bahwa virus mungkin ditularkan lewat kelelawar ke hewam lain, seperti ular, dan kemudian ditularkan ke manusia. Penularan ini mungkin terjadi di pasar makanan terbuka di Wuhan. 

Siapa yang memiliki risiko tinggi tertular penyakit ini?

Rapid test Jakarta perlu dilakukan apabila Anda atau keluarga Anda memiliki risiko tinggi tertular COVID-19. Anda berisiko tinggi tertular SARS-CoV-2 apabila Anda melakukan kontak langsung dengan orang yang membawa penyakit ini, terutama apabila Anda terpapar air liur atau berdekatan dengan orang yang batuk, bersin, dan berbicara. Tanpa melakukan tindakan pencegahan apapun, Anda juga memiliki risiko tinggi apabila hidup dengan orang yang telah tertular virus ini, menyediakan perawatan rumahan untuk orang yang tertular virus ini, dan memiliki partner intim yang telah tertular coronavirus. Orang lansia dan orang-orang dengan kondisi kesehatan medis tertentu memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita komplikasi parah jika mereka tertular virus ini. Kondisi kesehatan tersebut di antaranya adalah kanker, penyakit ginjal kronis, penyalit paru obstruktif kronis, obesitas, anemia sel sabit, sistem kekebalan tubuh yang lemah karena transplantasi organ tubuh, dan diabetes tipe 2. 

Kehamilan juga menempatkan risiko yang lebih tinggi untuk menderita komplikasi akibat COVID-19. CDC melaporkan bahwa wanita hamil berkemungkinan lebih besar untuk mengalami sakit COVID-19 parah dibandingkan dengan wanita yang sedang tidak hamil. Misalnya, ibu hamil masuk unit perawatan intensif (ICU) tiga kali lebih sering dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Tingkat kematian ibu hamil juga lebih tinggi. Menurut sebuah studi bulan September 2020, wanita yang menderita COVID-19 juga berkemungkinan lebih tinggi menderita kelahiran premature dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki COVID-19. Oleh karena itu, segera lakukan rapid test Jakarta apabila Anda menderita gejala COVID-19. 

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*