Mencegah Radikal Bebas Dengan Mengonsumsi Blackmores Bio C

Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk mencegah dan memperbaiki kerusakan sel-sel di dalam tubuh, khususnya yang disebabkan oleh paparan radikal bebas. Antioksidan bisa ditemukan di dalam berbagai jenis makanan, minuman, serta suplemen.

Blackmores Bio C 1000 mg tablet digunakan untuk memelihara daya tahan tubuh

Radikal bebas adalah suatu zat kimia yang sifatnya tidak stabil dan dapat merusak sel-sel tubuh. Saat tubuh terlalu banyak terpapar radikal bebas, risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti penuaan dini dan penyakit tertentu, akan menjadi lebih tinggi.

Blackmores Bio C digunakan untuk memelihara daya tahan tubuh. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dijual secara bebas dengan kandungan asam askorbat, natrium askorbat, kalsium askorbat, citrus bioflavonoid ekstrak, rutin, hesperidin, Rosa canina (Rosehips) ekstrak dan Malpighia Glabra (Acerola) ekstrak. Manfaat dengan mengonsumsi Blackmores Bio C sangat baik untuk kesehatan.

  • Mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas.
  • Membantu mengurangi keparahan dan durasi sakit.
  • Membantu mempercepat penyembuhan.
  • Menjaga kekencangan dan elastisitas kulit melalui stimulasi produksi kolagen.
  • Menjaga kesehatan pembuluh darah kapiler.

Selain mengonsumsi Blackmores Bio C berikut ini terdapat beberapa jenis antioksidan berikut makanan yang kaya akan kandungan antioksidan tersebut.

  1. Flavonoid

Flavonoid adalah sekelompok zat kimia yang banyak ditemukan pada buah, sayur, serta akar tumbuhan. Flavonoid memiliki sifat antioksidan yang dapat menangkal efek radikal bebas serta mengurangi peradangan. Beberapa studi menyebutkan bahwa asupan makanan tinggi antioksidan yang mengandung flavonoid dapat mencegah penyakit jantung, kanker, stroke, serta diabetes. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efeknya secara klinis pada manusia.

Flavonoid banyak terdapat pada minuman atau makanan tinggi oksidan, seperti teh, coklat hitam, kacang kedelai, serta buah dan sayuran, termasuk apel, jeruk, mangga, manggis (buah maupun kulitnya) jambu, sirsak, bayam, dan brokoli.

  1. Antosianin

Antosianin merupakan zat warna yang yang memberikan warna merah, ungu, orange, hijau, dan biru pada tumbuhan. Zat ini termasuk dalam golongan antioksidan flavonoid. Antosianin diyakini dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, kanker, diabetes, gangguan metabolisme, serta membantu melawan infeksi. Senyawa ini juga terlihat baik untuk memelihara kesehatan otak, saraf, dan mata. Beberapa jenis makanan tinggi antioksidan yang mengandung antosianin antara lain tomat, anggur, delima, ketan hitam, kacang merah, paprika, dan buah beri.

  1. Beta karoten

Sifat antioksidan pada beta karoten baik untuk memelihara kesehatan mata, kulit, dan organ reproduksi, serta menjaga daya tahan tubuh agar kuat melawan infeksi. Di dalam tubuh, beta karoten akan diolah menjadi vitamin A. Sebagian besar antioksidan beta karoten dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran yang berwarna merah, jingga, atau kuning.

Contoh makanan tinggi antioksidan yang banyak mengandung beta karoten adalah wortel, ubi, labu, tomat, buah bit, buah kawista, semangka, paprika, dan cabai. Namun, ada beberapa sayuran hijau yang juga mengandung beta karoten, seperti bayam, brokoli, dan kacang polong.

  1. Likopen

Sebagian orang mungkin mengonsumsi suplemen yang mengandung likopen untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Padahal, likopen dapat diperoleh dengan mudah. Caranya adalah dengan mengonsumsi buah atau sayuran yang berwarna cerah, seperti tomat, semangka, jeruk bali, jambu merah, dan pepaya.

Antioksidan likopen ini memiliki beberapa khasiat yang dipercaya baik untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah penyakit kanker (termasuk kanker kanker prostat), melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, menjaga fungsi otak dan kesehatan mata, serta memperkuat tulang.

  1. Polifenol

Polifenol dipercaya memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan kadar gula darah, mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, stroke dan kanker, menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan memelihara fungsi otak. Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat tersebut dengan mengonsumsi makanan atau minuman tinggi polifenol, seperti teh, kopi, coklat hitam, anggur, buah beri, brokoli, wortel, bayam, kacang kedelai, kecambah, kayu manis, cengkeh, jahe, dan jintan. Selain beberapa jenis antioksidan di atas, ada juga vitamin dan mineral yang memiliki sifat antioksidan, diantaranya vitamin C, vitamin E, selenium, dan zinc.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*