Mengenal 5 Manfaat Jahe untuk Ibu Hamil

Sudah sejak lama, jahe dikenal sebagai rempah-rempah yang kaya manfaat untuk tubuh. Tak heran jika tumbuhan ini sering digunakan dalam ramuan obat tradisional. Adapun manfaat jahe, antara lain  menghangatkan tubuh, mengatasi masalah pencernaan, hingga membantu mengatasi mual pada ibu hamil. Lalu, adakah manfaat jahe untuk ibu hamil lainnya? 

Manfaat Jahe untuk Ibu Hamil

Selain dapat menghangatkan tubuh, rupanya jahe punya segudang manfaat untuk ibu hamil, terutama di awal semester kehamilan. Berikut adalah beberapa manfaat jahe untuk ibu hamil.

  1. Mengatasi Morning Sickness

Memasuki awal kehamilan, lebih dari 80% ibu hamil akan mengalami mual dan muntah. Kondisi ini disebut morning sickness. Meskipun namanya ‘morning sickness’, kondisi ini tidak hanya terjadi di pagi hari saja, tetapi juga bisa terjadi di siang, sore, atau malam hari. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi jahe.

Manfaat jahe untuk ibu hamil ini terbukti efektif dalam mengatasi rasa mual dan muntah. Hal ini dikarenakan jahe mengandung senyawa bernama gingerol dan shogaol yang dapat meredakan rasa mual yang dialami ibu hamil. 

Dilansir dari Healthline, berdasarkan ulasan dari 12 penelitian yang melibatkan 1.278 ibu hamil, mengonsumsi 1,1 hingga 1,5 gram jahe secara signifikan dapat mengurangi rasa mual. Selain itu, kedua senyawa yang terkandung dalam jahe terbukti secara ilmiah dapat mempercepat pengosongan lambung sehingga rasa mual dan muntah pun bisa mereda. 

  1. Membantu Meringankan Kram Perut

Manfaat jahe untuk ibu hamil lainnya adalah membantu meringankan kram perut. Kondisi ini umum dialami oleh ibu hamil pada trimester awal kehamilan. Namun, manfaat jahe untuk ibu hamil ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. 

  1. Meredakan Nyeri Otot

Selain perut kram, ibu hamil biasanya juga mengeluhkan rasa nyeri pada otot, seperti pegal-pegal sehingga tubuh terasa kurang nyaman. Kondisi ini disebabkan oleh adanya perubahan hormon pada ibu hamil, terutama ketika usia kehamilan sudah memasuki trimester ketiga. 

Pada trimester ketiga ini, ukuran perut sudah semakin membesar. Selain rasa pegal, ibu hamil mungkin juga akan mengalami kram paha dan bokong. Namun, tak perlu khawatir karena kondisi ini umum dirasakan ibu hamil. 

Untuk mengatasinya, Anda dapat mengonsumsi jahe. Senyawa antiperadangan yang terdapat pada jahe ini dipercaya dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan, terutama bagi Anda yang mengalami gejala penyakit artritis. 

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol 

Saat hamil, kadar kolesterol cenderung meningkat, khususnya di trimester kedua dan ketiga kehamilan. Hal ini dikarenakan tubuh membutuhkan kolesterol untuk perkembangan bayi dalam kandungan serta pembentukan ASI. 

Akan tetapi, jika kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan hipertensi sehingga berbahaya untuk ibu dan bayi dalam kandungan. Sebaliknya, kadar kolesterol yang terlalu rendah dapat menyebabkan persalinan prematur dan berat badan lahir rendah.

Biasanya dokter akan meresepkan beberapa obat penurun kadar kolesterol. Namun, dilansir dari Parents, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi obat penurun kolesterol pada ibu hamil dapat menyebabkan kelainan perkembangan fisiologis bayi.

Salah satu cara untuk menurunkan kadar kolesterol yang terlalu tinggi pada ibu hamil adalah dengan mengonsumsi jahe.  Sebab, jahe mengandung antioksidan yang dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein).

  1. Manfaat Jahe untuk Ibu Hamil Lainnya

Selain keempat manfaat di atas, manfaat jahe untuk ibu hamil yang diklaim lainnya, antara lain membantu mengobati batuk dan pilek, mengatasi perut kembung, menjaga kadar glukosa darah tetap dalam batas normal, dan meringankan peradangan.

Namun, perlu diingat bahwa meskipun manfaat jahe untuk ibu hamil sangat banyak, tetapi dalam mengonsumsinya sebaiknya tidak berlebihan dan akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*