Mulai dari Ringan Sampai Berbahaya, Ini Penyebab Telinga Berair

Telinga berair merupakan kondisi yang ditandai dengan keluarnya cairan dari telinga. Cairan ini bisa memiliki tekstur, jumlah, serta warna yang berbeda-beda, tergantung faktor penyebab keluarnya cairan tersebut. 

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui apa yang menyebabkan keluarnya cairan dari telinga Anda. Setelah itu, barulah Anda bisa menentukan upaya pengobatan yang tepat serta meminta konsultasi dari dokter. 

Benjolan di daun telinga dapat hilang dengan sendirinya

Apa saja yang menyebabkan telinga berair?

Ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang mengalami keluarnya cairan dari telinga. Faktor-faktor ini sangat beragam, mulai dari faktor penyebab yang ringan sampai penyebab yang cenderung berbahaya. 

Supaya Anda mendapatkan gambaran yang lebih jelas, coba simak faktor-faktor pemicu telinga berair berikut ini: 

  • Kotoran telinga

Percaya atau tidak, munculnya cairan di telinga juga bisa disebabkan oleh kotoran pada telinga Anda. Kotoran telinga pada dasarnya memang merupakan cairan yang keluar dari telinga dan lama-kelamaan mengeras.

Warna kotoran telinga beragam, bisa putih, kuning, atau kecoklatan. Kotoran telinga dihasilkan guna menjaga telinga tetap bersih serta melindungi telinga dari infeksi.

Terkadang, ketika Anda sedang mandi atau berenang, air bisa masuk ke telinga Anda. Hal ini akan membuat kotoran telinga jadi tampak cair, seolah-olah ada cairan yang keluar dari telinga Anda. 

  • Infeksi telinga tengah

Terjadinya infeksi pada telinga tengah bisa menyebabkan berbagai macam gejala. Beberapa di antaranya adalah gejala telinga bau, telinga berdarah, serta berair. Ini merupakan salah satu penyebab dari keluarnya cairan telinga yang paling umum.

Ketika Anda mengalami infeksi telinga tengah, akan terjadi penumpukan cairan di bagian belakang gendang telinga Anda. Apabila penumpukan cairan sudah terlalu banyak, dampaknya bisa berbahaya. 

Jika tidak segera diatasi, penumpukan cairan itu bisa meningkatkan risiko gendang telinga berlubang, membuat akan semakin banyak cairan yang keluar dari telinga Anda. 

  • Cedera telinga

Terkadang, munculnya cairan yang keluar dari telinga bisa juga disebabkan oleh cedera telinga ringan. Biasanya, cairan yang keluar akibat cedera akan bercampur dengan sedikti darah. 

Namun, cedera juga bisa menjadi lebih parah, misalnya saat Anda terkena kondisi pecah gendang telinga. Hal ini akan membuat Anda bukan hanya melihat cairan berupa darah, tapi juga nanah.

Kondisi ini bisa terjadi apabila Anda mengalami infeksi telinga yang tak kunjung diobati. Mendengar suara yang sangat keras dan dekat di telinga juga bisa menyebabkan hal ini. 

  • Trauma

Liang telinga Anda juga bisa mengalami trauma. Trauma ini berpotensi menimbulkan gejala telinga berair. 

Trauma terjadi karena berbagai macam hal, salah satunya ketika Anda mencoba membersihkan telinga dengan kapas, namun tidak sengaja menusuk kapas itu terlalu dalam ke dalam telinga. 

Selain itu, meningkatkan tekanan juga bisa menyebabkan trauma, contohnya seperti ketika berkendara di pesawat. 

  • Swimmer’s ear

Swimmer’s ear merupakan kondisi yang terjadi ketika ada benda asing yang masuk ke dalam telinga. Benda asing itu akan menimbulkan gesekan, membuat telinga menjadi cedera atau bahkan infeksi.

Air yang masuk ketika Anda berenang juga bisa menyebabkan gesekan ini. Selain itu, benda asing juga bisa berupa serangga atau mainan pada anak-anak. 

Ketika Anda mengalami kondisi ini, maka Anda rentan mengalami keluarnya cairan dari telinga Anda. 

Ada lagi beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan telinga berair. Namun, faktor-faktor di atas adalah faktor penyebab yang paling umum.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*