6 Kesalahan Pola Asuh Anak yang Berakibat Fatal

Pola asuh anak sangat menentukan masa depan anak yang bersangkutan. Sayangnya, tidak tiap orang memahami benar mengenai cara pola asuh yang tepat bagi buah hatinya. Beberapa bahkan menerapkan sistem pola asuh yang salah hingga membuat anak mengalami kondisi yang tidak nyaman dan berpotensi berakibat fatal bagi masa depannya.

Sebenarnya, tiap orang tua pastinya berkeinginan menyajikan masa depan yang baik lewat pola asuh anak yang diterapkan. Akan tetapi, ketidakpahaman mengenai kondisi anak dan rasa egois yang memaksakan keinginan sendiri untuk membentuk pribadi anak pada akhirnya menjadi bumerang.

Berikut ini adalah beberapa pola asuh anak yang sebenarnya salah, namun masih sering digunakan oleh para orangtua. Pola-pola asuh di bawah ini nyatanya memiliki efek negatif yang membuat anak menjadi pribadi yang justru bisa bermasalah di kemudian hari.

  • Tidak Menjadi Teladan

Anda mungkin terlalu sibuk memberikan arahan dan saran kepada anak Anda. Tanpa Anda sadari, yang paling dibutuhkan anak adalah contoh. Alih-alih memberikan teladan, Anda justru kerap membuat anak melihat contoh yang berkebalikan dengan arahan dan nasihat yang Anda berikan. Alhasil, jangan harap anak Anda bisa menjadi pribadi yang sesuai dengan arahan Anda. Ia justru akan menjadi pribadi yang cenderung memberontak karena menganggap hal yang Anda ajarkan semua palsu.

  • Memarahi Berlebihan

Tidak ada yang salah apabila Anda memarahi Anda apabila ia memang melakukan kesalahan. Namun, pola asuh anak dengan memarahinya akan menjadi tidak benar apabila Anda melakukannya terlalu sering dan dengan cara berlebihan, misalnya dengan membentak di tempat umum ataupun “main tangan”. Pola asuh anak yang demikian akan membuat buah hati menjadi pribadi yang rendah diri atau sebaliknya menjadi pribadi pembangkang.

  • Minim Ekspresi Sayang

Anda mungkin menerapkan pola asuh anak yang demikian guna melatih buah hati menjadi pribadi yang tidak manja. Namun sayangnya, cara ini salah besar! Anak-anak yang kurang mendapat ekspresi kasih sayang dari orang tuanya cenderung menjadi anak yang kasar dan tidak menghargai orang lain. Anda tidak ingin buah hati Anda menjadi pribadi yang demikian, bukan? Karena itu, ungkapkan saja rasa sayang Anda kepada buah hati sesering mungkin.

  • Tidak Menetapkan Aturan

Beberapa orang tua memilih menerapkan pola asuh anak tanpa aturan. Dengan model ini, anak bebas melakukan apa yang ia inginkan tanpa ada larangan ataupun aturan yang membatasi. Celakanya, model pola asuh ini akan membuat anak cenderung menjadi pribadi yang seenaknya dan tidak menghargai orang lain.

  • Tidak Mendukung

Anda ingin anak Anda lebih menghargai kerja kerasnya di masa depan dan tidak mengandalkan orang tua selamanya. Alasan ini membuat Anda menjadi menerapkan pola asuh yang tidak pernah mendukung apapun keputusan dan tindakan anak. Hasilnya bukan membuat Anda menjadi mandiri, pola asuh ini membuat ia menjadi mudah putus asa dan mudah depresi.

  • Membanding-bandingkan

Ingatlah bahwa tidak ada satu orang pun yang sama dengan orang lain. Karena itu, tidak tepat jika ada menerapkan pola asuh anak yang membandingkan pencapaian anak orang lain dengan anak Anda. Perilaku yang membanding-bandingkan ini akan membuat anak menjadi pribadi yang mudah depresi, penakut, atau bahkan menjadi pribadi yang pendendam.

***

Jangan terlalu berkeyakinan bahwa apa yang Anda putuskan bagi buah hati adalah yang terbaik, termasuk soal pola asuh anak yang Anda terapkan. Jika memang sadar sudah melakukan pola asuh yang buruk, cobalah untuk berbenah dan memahami keinginan dari anak Anda.

Tags:

Apa Saja Penyebab HIV AIDS?

HIV dan AIDS merupakan penyakit yang berbahaya dimana penyakit tersebut dapat menular orang lain. Penyebab HIV AIDS berasal dari Afrika.

Awal Penularan HIV

Secara spesifik, penyebab HIV AIDS berasal dari simpanse Afrika. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa SIV (simian immunodeficiency virus) menular dari simpanse ke manusia karena manusia mengkonsumsi daging simpanse yang telah terinfeksi.

SIV bermutasi dalam tubuh manusia dimana hal tersebut berubah menjadi HIV (human immunodeficiency virus) dan dapat menular orang lain melalui kontak fisik. HIV diduga terjadi sejak tahun 1920. HIV terjadi tidak hanya melalui kontak fisik, HIV juga bisa terjadi melalui cairan tubuh penderita berupa darah, semen, cairan vagina, bahkan ASI (air susu ibu).

Pada dasarnya, HIV sama seperti virus corona atau Covid-19 dimana virus tersebut dapat menular manusia dan manusia yang terkena virus tersebut bisa tidak menunjukkan gejala apapun. Virusnya bisa berkembang dari tahun ke tahun tanpa disadari masyarakat sehingga penderita mengalami AIDS.

Seseorang bisa mengalami AIDS ketika jumlah sel CD4 T dalam tubuh berada di bawah 200 dan mengalami penyakit lain yang berkaitan dengan AIDS. Contoh penyakit yang berkaitan dengan AIDS adalah kanker.

Penyebab HIV

Pada dasarnya, seseorang bisa terkena HIV dan AIDS karena melakukan kontak fisik dengan orang lain. Berikut adalah contoh-contoh penularan yang bisa terjadi:

  • Hubungan seksual

Berhubungan secara seksual merupakan salah satu penyebab yang paling umum terjadi  pada pasangan. Penyakit tersebut bisa terjadi karena pasangan mungkin tidak mengenakan kondom.

Tidak hanya itu, hubungan seksual bisa terjadi melalui alat kelamin seseorang seperti vagina dimana cairan yang ada pada organ tubuh mereka dapat menyebar ke tubuh pasangannya sehingga pasangan juga ikut terkena penyakit tersebut.

Pada umumnya, seseorang yang terkena virus HIV mengalami luka pada bagian kemaluannya. Penularannya juga dianggap lebih berisiko ketika seks dilakukan melalui anal.

  • Jarum suntik

Sama seperti narkoba, HIV juga bisa dipengaruhi oleh jarum suntik, namun melalui jarum yang sama dengan penderita HIV, bisa berpotensi menular orang lain yang menggunakannya.

  • Transfusi darah

Transfusi darah juga merupakan salah satu faktor yang perlu diwaspadai, karena juga dapat memicu penularan HIV. Seseorang yang menerima transfusi darah dari penderita HIV bisa mengalami risiko yang sama seperti penderita HIV.

  • Proses melahirkan

Proses melahirkan juga merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan penularan HIV dari ibu ke anaknya yang baru lahir.

Pengobatan

Sampai saat ini, para peneliti belum menemukan obat yang tepat untuk mengatasi HIV dan AIDS. Meskipun demikian, para peneliti menyarankan untuk menggunakan obat antivirus untuk menekan perkembangan virus HIV dalam tubuh penderita. Dengan cara tersebut, sistem imun penderita akan kembali kuat.

Pencegahan

Selain menggunakan obat antivirus, berikut adalah cara-cara yang perlu diperhatikan untuk mencegah risiko yang berkaitan dengan HIV:

  • Berolahraga secara teratur

Setiap orang dianjurkan untuk berolahraga, termasuk orang yang menderita HIV. Jika seseorang menderita HIV dan berolahraga secara rutin, mereka akan memperoleh manfaat seperti mengurangi risiko kanker.

  • Penggunaan jarum suntik

Bagi Anda yang tidak menderita HIV, Anda sebaiknya hindari penggunaan jarum suntik dengan orang yang menderita HIV untuk mencegah penularan. Hal tersebut juga berlaku sebaliknya bagi Anda yang menderita HIV.

  • Melakukan transfusi darah dengan aman

Jika Anda ingin melakukan transfusi darah, pastikan Anda melakukannya di tempat yang aman seperti di lembaga terpercaya untuk mencegah risiko penularan HIV.

  • Jangan ganti pasangan

Jika Anda menderita HIV, Anda sebaiknya jangan ganti pasangan untuk mengurangi risiko penularan virus tersebut.

  • Menggunakan kondom

Memakai kondom adalah cara yang efektif untuk melakukan seks yang aman dan mengurangi risiko penularan HIV.

Kesimpulan

Penyebab HIV AIDS bisa menular ke siapa saja. Oleh karena itu, Anda perlu waspada jika Anda tidak menderita HIV, karena penyakit tersebut tidak dapat disembuhkan secara total. Oleh karena itu, untuk mencegah HIV, Anda dapat melakukan cara-cara yang disebutkan di atas.

Tags: ,

Penjelasan Singkat Mengenai Acute Respiratory Distress Syndrome

Sindrom gangguan pernapasan akut yang terjadi ketika cairan menumpuk di kantung udara elastis kecil atau aveoli pada paru-paru disebut dengan acute respiratory distress syndrome atau ARDS. Cairan ini membuat paru-paru tidak terisi cukup udara dan mengakibatkan aliran oksiden ke organ vital tubuh terhambat, kondisi ini biasanya terjadi pada pasien dalam kondisi sakit kritis.

Penyebab munculnya ADRS biasanya karena penyakit kritis, misalnya sepsis atau pneumonia berat, di masa sekarang seseorang bisa terkena pneumonia akibat dari pandemi virus corona atau Covid-19. Menurut sejumlah penelitian yang sudah dilakukan, beberapa pasien virus corona dapat terkena ARDS dalam perjalanan penyakitnya.

Acute Respiratory Distress Syndrome

Penyakit ini muncul karena adanya kerusakan alveoli yang diakibatkan merembesnya cairan dari pembuluh darah kapiler di dalam paru-paru ke dalam alveoli. Alveoli merupakan kantong udara di paru-paru yang fungsinya menyalurkan oksigen ke darah dan mengeluarkan karbondioksida dari dalam darah.

Jika pada kondisi normal, membran yang melindungi pembuluh darah kapiler menjaga cairan tetap di dalam pembuluh darah. Berbeda dalam kondisi ARDS, cedera dan penyakit berat yang menyebabkan kerusakan pada membran pelindung tersebut, hingga membuat cairan bocor ke aveoli, berikut ini beberapa tanda dan gejala kondisi ini.

  • Tekanan darah rendah atau hipotensi, pernapasan yang tidak biasa dan cepat., pusing dan banyak berkeringat.
  • Merasa kebingungan dan kelelahan berlebihan, bibir atau kuku berwarna biru karena kekurangan oksigen dalam darah.

ARDS terjadi karena paru-paru menjadi sangat meradang karena diakibatkan dari infeksi dan cedera, peradangan yang muncul menyebabkan cairan pembuluh darah terdekat bocor ke kantung udara kecil di paru-paru dan mengganggu fungsinya. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan paru-paru mengalami peradangan, seperti berikut.

  • Pneumonia atau flu berat, keracunan darah, cedera dada yang parah hingga tidak sengaja menghirup asap atau bahan kimia beracun.
  • Hampir tenggelam, mengalami pankreatitis akut atau kondisi serius berupa radang pankreas selama periode waktu yang singkat.
  • Reaksi buruk ketika seseorang menerima transfusi darah.

Diagnosa dan Cara Pengobatan

Perlu diketahui jika tidak ada tes khusus yang digunakan untuk mendiagnosa ARDS, dibutuhkan pemeriksaan secara menyelurh untuk mengidentifikasi penyebab dasar dan faktor lain yang memengaruhi, beberapa pemeriksaan itu di antaranya sebagai berikut.

  • Pemeriksaan fisik yang dilanjutkan dengan tes darah, fungsinya untuk mengukur jumlah oksigen dalam darah dan infeksi.
  • Pemeriksaan atau test pulse oximetry, tujuannya untuk mengukur jumlah oksigen yang diserap oleh darah.
  • Pemeriksaan X-ray dada dan Scan Tomografi Terkomputerisasi (CT) yang digunakan untuk mencari bukti ARDS.
  • Terakhir adalah pemeriksaan echocardiogram yang bertujuan untuk melihat jantung dan pembuluh darah di dekatnya.

Untuk pengobatan penyakit ini, penderita RDS akan mendapat perawatan di Unit Perawatan Intesif (ICU) dengan memakai mesin pernapasan atau ventilator untuk membantu pernapasan pasien. Nantinya nutrisi dan cairan akan diberikan menggunakan selang pengisi yang melewati hidung dan masuk ke perut.

Penderita acute respiratory distress syndrome juga dapat mengalami komplikasi yang diakibatkan penyakit itu sendiri maupun akibat efek samping dari pengobatan yang dilakukan pasien. Beberapa komplikasi yang bisa dialami penderita biasanya sebagai berikut ini.

  • DVT (deep vein thrombois), adalah penggumpalan darah pada pembuluh darah vena dalam di tungkai yang diakibatkan berbaring terus menerus.
  • Pneumothorax atau penumpukan udara pada selaput pleura, kondisi ini biasanya terjadi akibat tekanan udara dari penggunaan ventilator.
  • Infeksi paru-paru yang diakibatkan masuknya kuman ke paru-paru melalui alat bantu napas dan fibroris paru atau pembentukan jaringan di paru yang membuat sulit pasikan oksigen ke darah.

Tags: ,

Turunkan Berat Badan dengan Diet Oatmeal, Begini Cara Melakukannya

Hampir semua orang menginginkan berat badan yang ideal. Berbagai hal pun dilakukan, seperti rajin berolahraga, menjalani terapi, melakukan diet, hingga prosedur medis lainnya. Mungkin diet yang paling sering dilakukan. Salah satu diet untuk menurunkan berat badan adalah dengan diet oatmeal.

Seperti yang diketahui bahwa oatmeal dapat menyerap lemak dan dikeluarkan bersama dengan tinja. Sehingg tubuh tidak menyerap lemak dan menjauhkan Anda dari obesitas.

Jadi, diet oatmeal adalah mengatur makanan dengan cara mengkonsumsi oatmeal. Hanya saja, Anda masih tetap bisa mengkonsumsi jenis makanan lain sebagai selingan asalkan sesuai aturan.

Diet oatmeal ini memang tengah mencuri perhatian banyak orang karena banyak manfaatnya bagi tubuh. Dalam satu cup atau 128 gram oatmeal yang sudah diolah, mengandung 5 gram serat yang sudah memenuhi 18 persen kebutuhan serat harian tubuh, 150 kalori, serta protein.

Cara Melakukan Diet Oatmeal

Program diet oatmeal ini setidaknya dalam sehari harus mengkonsumsi oatmeal 1-2 kali di saat jam makan. Dalam menjalankan diet oatmeal, ada beberapa cara yang bisa Anda pilih, yaitu:

  • Diet Oatmeal 2 Fase

Maksudnya, ada dua fase diet yang harus dilakukan. Fase pertama, Anda harus mengkonsumsi oatmeal utuh di hari pertama hingga ke tujuh sebanyak 3 kali sehari. Waktunya saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

Setelah fase pertama, ANda akan mengkonsumsi bubur gandum 1-2 kali sehari, ini disebut fase kedua. Di fase ini juga ditambahkan sayuran dan buah serta Anda diperbolehkan mengkonsumsi oatmeal instan.

Dalam setiap sajian makan, Anda dapat menyajikan sebanyak 0,5 cup atau lebih kurang 64 gram oatmeal.

  • Diet Oatmeal 6 Hari

Cara yang kedua ini adalah dengan mengkonsumsi oatmeal dua kali sehari selama 6 hari. Dan di hari ke tujuh, Anda bisa mengkonsumsi oatmeal sebanyak satu kali saja sehari.

  • Diet Oatmeal Bertahap Selama 7 Hari

Cara ketiga ini, Anda bisa melakukan diet oatmeal secara bertahap selama 7 hari. Detailnya, di dua hari pertama, Anda makan oatmeal tiga kali sehari di waktu sarapan, makan siang, dan makan malam.

Lalu, di hari ketiga dan keempat, Anda dianjurkan makan oatmeal sebanyak dua kali sehari di waktu sarapan dan makan siang. Pada hari kelima hingga ketujuh, Anda bisa makan oatmeaal satu kali sehari saja.

Manfaat Diet Oatmeal

Seperti yang sedikit disinggung di awal, oat mengandung tinggi antioksidan dan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Oleh karena itu, oatmeal bisa memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskuler dan bisa membantu mencegah penyakit jantung dan darah tinggi.

Penderita diabetes tipe 2 juga baik mengkonsumsi oatmeal karena bisa mengontrol kadar gula darah tetap stabil. Anda bisa mengkonsumsi oatmeal secara teratur.

Selain untuk kesehatan, oatmeal juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Sebab, oatmeal bisa menyeimbangkan pH kulit, membuat kulit terasa lembut, serta menjaga kelembapan kulit.

Efek Samping Diet Oatmeal

Masing-masing diet akan memberikan efek samping jika cara dietnya tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika Anda mencoba diet oatmeal yang membatasi mkanan selain oatmeal, maka tubuh akan berpotensi kekurangan nutrisi lainnya.

Jika tubuh hanya terbatas hanya mendapat asupan berupa oatmeal saja, maka tubuh akan mendapat asupan kalori yang sangat rendah dan tubuh akhirnya tidak berenergi.

Selain itu, Anda juga akan menjadi cepat jenuh dan tidak akan bisa bertahan lama mengikuti program diet ini. Meskipun diet oatmeal ampuh menurunkan berat badan Anda.

Tags:

Mengatasi Pengaruh Tingkatan Stres pada Ibu Hamil

Masa kehamilan bagi wanita dapat menjadi momen yang tak terlupakan. Selama masa kehamilan, tubuh ibu hamil akan mengalami perubahan dan menyesuaikan diri dengan tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Tetapi, hamil juga bisa membuat stres bagi sebagian ibu, dan tingkatan stres yang dialami memiliki pengaruh baginya.

Stres yang dialami oleh seorang ibu selama kehamilan tentu saja dapat mempengaruhi bayi dalam kandungannya. Seorang ibu hamil perlu dukukungan lingkungannya, tak terbatas hanya pada suami, untuk membantu perasaan, mental, dan pikirannya tetap aman. Jika tidak, stres pada masa kehamilan ini ujung-ujungnya bakal membahayakan tumbuh dan kembang bayi di janinnya.

Lantas, apa saja efek atau dampak buruk tingkatan stres yang dialami oleh ibu hamil? Di bawah ini hal-hal itu coba dirangkum, meski mungkin apa yang terjadi bisa berbeda satu dengan yang lainnya:

  • Meningkat Risiko Infeksi Tubuh

Stres pada dasarnya pasti akan mempengaruhi tubuh, termasuk pada tubuh ibu hamil. Saat stres, terjadi perubahan biologis dalam tubuh. Salah satunya berakibat pada peningkatan hormon stres, yang kemudian berpengaruh pada menurunnya sistem kekebalan tubuh. Saat sistem imun mulai menurun, segala macam pemicu infeksi termasuk bakteri, virus, dan kuman akan lebih mudah masuk dan menyerang tubuh.

  • Menghambat Pertumbuhan Janin

Saat stres atau sedang marah, tubuh ibu hamil akan memproduksi hormon yang bernama kortisol. Ketika jumlah hormon stres tersebut meningkat, pembuluh darah di dalam tubuh akan menyempit. Hal ini membuat aliran darah dan pasokan oksigen ke janin menjadi berkurang dan membuat tumbuh kembangnya terganggu.

  • Meningkatkan Risiko Persalinan Prematur

Tingkatan stres selalu berkaitan dengan lepasnya hormon stres. Hormon stres inilah yang berperan mengubah dan mengacaukan mekanisme tubuh seseorang, termasuk ibu hamil. Stres yang tidak dikelola dengan baik punya potensi memaksa lahir lebih cepat atau prematur.

Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa studi yang menunjukkan bahwa persalinan prematur lebih banyak terjadi pada ibu hamil dengan gangguan mood dan stres berat dibandingkan ibu hamil yang emosinya stabil. Jika masalah emosi dan stres tersebut sudah dirasakan sejak awal masa kehamilan dan dibiarkan berkepanjangan, risiko bayi untuk terlahir prematur juga akan semakin tinggi.

  • Menghambat Perkembangan Otak

Pada trimester pertama, pertumbuhan dan perkembangan otak janin sedang dalam masa puncak. Itu semua bisa berhasil apabila lingkungan bayi, tentu saja kondisi fisik dan mental ibu, baik-baik saja.

Apabila pada periode ini ibu hamil justru sering stres, proses ini pun akan terhambat. Akibatnya, kondisi ini diyakini kelak juga akan memengaruhi perilaku sang anak hingga masa dewasanya.

Lantas, bagaimana agar kehamilan bisa terasa terus menyenangkan? Jawabannya adalah mengelola stres Anda. Masalahnya, bagaimana kita mengupayakan itu? Berikut beberapa di antaranya:

  1. Saat mengalami stres selama hamil, cobalah menarik napas panjang dan kelola alam pikiran dengan beberapa cara di antaranya melakukan meditasi, yoga prenatal, atau terapi bicara.
  2. Stres juga bisa diatasi dengan menyanyikan sebuah lagu, karena bernyanyi dan mendengarkan musik dapat membantu mengontrol kadar kortisol.
  3. Bersantai dan melakukan hobi. Mandilah dengan air hangat, kemudian minum secangkir teh atau membaca buku yang disukai juga bisa membuat kadar stress pada ibu hamil berkurang.
  4. Hubungi dokter. Jika semua cara sudah dilakukan tapi masih saja stres, maka segera hubungi dokter dan sampaikan hal-hal apa yang membuat stres selama hamil.

***

Apabila saat masa kehamilan ibu sering mengalami stres, Anda harus mulai waspada. Segeralah cari cara untuk mengatasi kondisi tersebut. Jangan sampai tingkatan stres terus melonjak dan nantinya justru merugikan Anda serta janin yang tengah berada di dalam kandungan Anda. Oh iya, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk memperoleh solusi serta dukungan yang Anda butuhkan.

Tags: ,

5 Vaksin saat Hamil yang Perlu Dilakukan

Vaksin diperlukan untuk mencegah risiko menurunnya kondisi badan akibat terserang penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Untuk alasan ini, semua orang memerlukan vaksin guna menunjang kesehatannya, tidak terkecuali bagi perempuan yang sedang mengandung.

Vaksin saat hamil justru sangat diperlukan mengingat ibu yang sedang mengandung cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan mudah terserang virus ataupun bakteri. Hal yang ditakutkan adalah virus ataupun bakteri yang menyerang ibu hamil juga berisiko memengaruhi kondisi janin, mulai dari menimbulkan kelainan, kelahiran prematur, bahkan keguguran.

Namun, tidak semua vaksin bisa diberikan bagi ibu yang sedang mengandung. Beberapa jenis vaksin justru dilarang untuk diberikan kepada perempuan hamil karena bisa menimbulkan risiko sebab terbuat dari mikroorganisme hidup. Pasalnya, vaksin saat hamil yang dapat diberikan kepada ibu mengandung adalah yang terbuat dari mikroorganisme yang sudah mati. Berikut ini adalah 5 jenis vaksin yang justru sangat direkomendasikan bagi perempuan hamil dan diimbau untuk dilakukan.

  1. Vaksin Influenza

Wanita hamil cenderung mengalami perubahan tingkat kekebalan tubuh dan lebih rentan yang menyebabkannya lebih mudah terkena penyakit, tidak terkecuali dengan penyakit influenza. Padahal jika terserang jenis penyakit dari virus ini, kondisi janin sangat dapat terpengaruhi karena influenza menimbulkan risiko kelahiran dini bagi bayi.

Kelahiran dini menjadi risiko karena kondisi calon ibu akan melemah ketika terserang flu. Bahkan ada kemungkinan, flu yang dialami sang ibu mengalami komplikasi menjadi pneumonia sehingga mengganggu kesehatan kehamilannya. Mengenai vaksin influenza sendiri, disarankan mendapatkan jenis vaksin ini pada kisaran November-Maret.

  • Vaksin Tetanus

Ini merupakan salah satu vaksin wajib yang harus diteirma ibu hamil pada kehamilan pertamanya. Vaksin tetanus atau yang kerap disebut juga sebagai vaksin DPT—yang merupakan singkatan dari difteri, pertusis, dan tetanus—mampu mengurangi risiko terinfeksinya janin terhadap penyakit-penyakit seperti tetanus dan batuk rejan yang kerap menimbulkan kematian.

Jenis vaksin saat hamil ini tergolong amal karena dibuat dengan toksoid. Anda bisa memperoleh vaksin tetanus atau DPT ketika usia kehamilan 27—36 minggu.

  • Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyebabkan peradangan hati dan dalam beberapa kasus menimbulkan penyakit hati kronis bahkan sampai kanker. Perempuan hamil yang mengidap hepatitis B pun cenderung mudah menularkan infeksi tersebut kepada bayinya selama persalinan.

Infeksi yang diperoleh bayi ketika persalinan bisa makin parah ketika ia bertambah usia. Karena alasan inilah, vaksin hepatitis B perlu didapatkan saat hamil. Calon ibu dianjurkan pula melalui pengecekan hepatitis selama kehamilan guna mempersiapkan persalinan jika memang ada gejala hepatitis pada ibu yang tengah mengandung tersebut.

  • Hepatitis A

Vaksin hepatitis A juga termasuk jenis vaksin saat hamil yang aman. Pasalnya, vaksin ini diproduksi dari virus mati sehingga tingkat risikonya bagi ibu mengandung cukup rendah.

Pemberian vaksin hepatitis A ditujukan untuk meminimalkan risiko sang ibu terkena penyakit hati yang rata-rata bersumber dari makanan ataupun minuman yang terkontaminasi. Hepatitis A sendiri jika dibiarkan menulari sang ibu dapat berpengaruh pada kondisi janin, yaitu kelahiran prematur sampai infeksi pada saat persalinan.

  • Vaksin Pneumokokus

Tidak semua ibu hamil diharuskan memenuhi vaksin pneumokokus selama masa mengandung. Jenis vaksin yang satu ini lebih diarahkan kepada ibu-ibu yang memang memiliki riwayat penyakit kronis, seperti diabetes ataupun penyakit ginjal.

Belum ada penelitian lebih jauh mengenai aman tidaknya vaksin pneumokokus ini. Namun dari hasil penelitian sementara, jenis vaksin saat hamil ini tergolong berisiko rendah dan dapat menghindarkan ibu hamil dari komplikasi pneumonia yang data dari risiko penyakit kronis yang atau pernah diidapnya.

***

Jika Anda sekarang sedang mengandung, vaksin saat hamil mana saja yang sudah Anda peroleh? Jangan menyepelekan vaksin selama kehamilan karena ini menyangkut kesehatan Anda sebagai calon ibu dan kesehatan calon anak Anda.

Tags: ,

Ketahui, Perbedaan Heavy Whipped Cream dengan Whipped Cream

Generasi milenial pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah makanan ini, terutama bagi para pecinta minuman jus, kopi, susu, atau teh. Penambahan toping pun sudah menjadi kebiasaan setiap membeli minuman kekinian. Menu toping yang ditawarkan sangat bervariasi, salah satu yang paling sering diminta adalah whipped cream atau krim kocok. Ternyata, heavy whipped cream dan whipped cream berbeda, lho. Meskipun sama-sama krim kocok,  tapi memiliki ciri khasnya masing-masing. Kira-kira, apakah perbedaannya? Cari tahu di sini, yuk!

Apa itu heavy whipped cream?

Sama dengan jenis krim lainnya, heavy whipped cream atau krim kocok kental adalah bagian susu mentah yang mengandung tinggi lemak. Saat susu segar diperas, secara alami akan terpisah menjadi krim dan susu. Krimnya akan naik ke atas karena mengandung lemak yang banyak.

Untuk membuat heavy whipped cream, krim mentah ini akan dipasteurisasi dan dihomogenisasikan terlebih dahulu. Metode ini melibatkan proses pemanasan dan pemberian tekanan tingkat tinggi pada krim untuk membunuh patogen, memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan stabilitas.  

Sebagian besar heavy whipped cream juga mengandung zat aditif untuk membantu menstabilkan krim dan menjaga agar lemak tetap menyatu (tidak terpisah). Beberapa zat aditif tersebut adalah karagenan yang diekstrak dari rumput laut dan natrium kaseinat dari kasein protein susu.

Penggunaan heavy whipped cream

Heavy whipped cream dapat Anda gunakan untuk membuat berbagai variasi makanan dan minuman. Krim yang dikocok akan menyebabkan molekul lemaknya menggumpal. Setelah beberapa menit dikocok, krim yang cair tersebutakan berubah menjadi mentega. Cairan yang tersisa dari perubahan ini berupa buttermilk dan produk susu lainnya.

Heavy whipped cream juga digunakan untuk toping pada minuman kopi, makanan yang dipanggang, sup, dan makanan lainnya. beberapa orang yang mengikuti diet tinggi lemak, seperti diet ketogenik, menggunakan heavy whipped cream untuk menambahkan ekstra lemak ke dalam makanan dan minuman.

Kandungan zat gizi heavy whipped cream

Rata-rata, heavy whipped cream mengandung lemak yang tinggi, sehingga total kalorinya jadi ikut tinggi. Selain itu, krim kocok kental juga kaya kolin, vitamin larut lemak (A, D, E, K), dan mineral tertentu, seperti kalsium dan fosfor. Merujuk pada USDA, setiap 100 gram heavy whipped cream mengandung 400 Kalori, 3 gram protein, 43 gram lemak, dan 3 gram karbohidrat.

Meskipun krim kocok kental banyak mengandung zat gizi yang bermanfaat untuk tubuh, mulai dari kesehatan mata, tulang, hingga otak. Namun, karena tinggi lemak, terutama lemak jenuhnya, konsumsi krim kocok kental maupun krim kocok biasa tetap harus dibatasi, agar tidak berisiko mengalami obesitas dan penyakit lainnya.

Bedanya heavy whipped cream dan whipped cream

Jenis krim kocok dikelompokkan berdasarkan kandungan lemaknya. Meskipun sama-sama merupakan krim kocok yang terbuat dari susu mentah, tapi keduanya adalah krim yang berbeda.

Heavy whipped cream setidaknya mengandung 36% lemak susu. Adapun whipped cream mengandung sekitar 30 – 35% lemak susu. Perbedaan kandungan lemaknya inilah yang menjadi ciri khas dari masing-masing jenis krim, di mana whipped cream memiliki tekstur yang lebih encer, sedangkan heavy whipped cream memiliki tekstur yang lebih kental.

Half and half adalah jenis krim lainnya yang terdiri dari setengah krim dan setengah susu. Kandungan lemak susunya sekitar 10 – 18% dan juga sering digunakan untuk membuat minuman kopi. Ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin mengurangi asupan lemak, tapi ingin mengonsumsi whipped cream. Kira-kira, lebih enak yang mana nih, whipped cream atau heavy whipped cream atau half and half, ya?

Tags:

Tips dan Obat Mual Muntah Alami

Apakah Anda sering merasa mual dan muntah? Saat hal tersebut terjadi, otak (dan bukan perut) memerintahkan tubuh untuk muntah. Muntah sering merupakan cara tubuh dalam mengeluarkan zat-zat yang terkontaminasi. Mungkin pula diri Anda merasa mual namun tidak muntah. Meskipun dalam banyak kasus, mual akan hilang setelah seseorang muntah. Tidak peduli mabuk perjalanan, terlalu banyak meminum alkohol, ataupun penyebab lain, obat mual muntah bersifat universal, dalam artian dapat diatasi dengan cara yang sama, tidak peduli penyebabnya. Artikel ini akan membahas hal-hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi mual dan muntah.

Umumnya, perawatan mual dan muntah yang tidak serius berupa obat mual muntah OTC (over the counter) yang tidak membutuhkan resep dokter dan banyak tersedia di apotek. Anda juga bisa melakukan “home remedies” berikut ini, seperti:

  • Menarik napas dalam-dalam

Tariklah napas dalam-dalam dan rasakan udara masuk melalui hidung dan mengisi paru-paru. Perut Anda akan mengembang saat menarik napas. Keluarkan udara dengan perlahan lewat mulut atau hidung dan buat perut dalam posisi santai setiap tarikan napas. Ulangi aktivitas ini beberapa kali. Penelitian menunjukkan bahwa menarik napas dengan dalam dan terkontrol akan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Hal tersebut mampu membantu menjaga respons biologis yang menyebabkan mabuk perjalanan. Menarik napas dalam-dalam juga dapat menenangkan kecemasan yang dapat terjadi saat Anda sakit.

  • Makan kerupuk

Siapa sangka makan kerupuk bisa jadi obat mual muntah di pagi hari. Dipercaya bahwa kerupuk dapat menyerap asam lambung. Apabila Anda dan mual saat bangun pagi, cobalah makan beberapa kerupuk 15 menit sebelum bangun dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Makanan hambar lain yang bisa mengatasi mual dan muntah adalah roti panggang dan nasi putih.

  • Acupressure pergelangan tangan

Acupressure merupakan perawatan medis tradisional Cina yang populer. Tindakan ini menggunakan tekanan untuk menstimulasi beberapa titik tertentu pada tubuh untuk meringangkan gejala mual dan muntah yang dirasakan. Dengan memberikan tekanan pada titik tekan “Neiguan (P6)”, sebuah titik pada sisi telapak tangan di dekat pergelangan tangan, dapat membantu mengatasi mual dan muntah.

  • Minum banyak air

Apabila Anda sering muntah, sangat penting untuk minum cukup air guna mencegah dehidrasi, meskipun nantinya Anda mungkin akan memuntahkannya kembali. Minum dengan perlahan dan jangan terlalu banyak, karena terlalu banyak minum air saat sakit perut malah akan membuat Anda muntah. Cairan yang baik untuk menjaga Anda tetap terhidrasi dan dapat mengatasi mual seperti teh mint, air lemon, air putih, dan ginger ale. Anda juga bisa mengisap es batu agar tetap terus terhidrasi sepanjang hari.

  • Aromaterapi

Aromaterapi dipercaya dapat membantu meringankan gejala mual dan muntah, meskipun belum ada bukti konklusif akan keefektivan terapi tersebut. Menurut sebuah studi tahun 2014, menghirup minyak lemon dapat membantu mengurangi mual dan muntah yang disebabkan oleh kehamilan. Untuk mempraktikkan aromaterapi, hirup napas dalam-dalam dengan ruangan yang beraroma minyak esensial (gunakan diffuser). Apabila Anda tidak memiliki diffuser dan minyak esensial, potong buah lemon yang segar dan hirup aromanya. Aroma lain yang dapat dijadikan sebagai obat mual muntah adalah cengkih, lavender, mawar, peppermint, dan chamomile.

Selain cara-cara alami di atas, obat mual muntah OTC juga dapat mengatasi mual dan muntah. Obat seperti pepto-bismol dan kaopectate mengandung bismuth subsalicylate yang dapat melindungi dinding lambung dan mengurangi muntah yang disebabkan karena keracunan makanan.

Tags:

Pahami Gejala dari Gusi Belakang Bengkak

Gusi merupakan jaringan lunak yang mudah sekarang mengalami peradangan ketika dipicu oleh sesuatu. Sebagian orang menganggap kondisi gusi belakang sebagai sesuatu yang wajar dan kerap mengabaikannya. Padahal kondisi ini bisa jadi menjadi bahaya tersembunyi bagi kesehatan Anda, apalagi jika gusi belakang bengkak.

Ketika gusi belakang bengkak, ancaman peradangan dan pendarahan di bagian gusi lain sangat terbuka lebar. Adanya pembengkakan gusi juga dapat menimbulkan rasa sakit berlebih yang mengganggu kesehatan jantung hingga otak. Karena itu, mengambil tindakan untuk menangani masalah pembengkakan gusi ini perlu dilakukan agar persoalan gusi belakang bengkak tidak berbuah komplikasi penyakit lain.

Penanganan yang lebih cepat akan lebih baik bagi kesehatan Anda. Untuk itu, memahami gejala dari gusi belakang sangat diperlukan. Dengan demikian Anda bisa segera melakukan penanganan sebelum menunggu masalah pembengkakan gusi tersebut masuk ke tahap akut. Berikut ini adalah beberapa gejala yang biasa dialami oleh penderita gusi belakang bengkak alias perikonitis.

  1. Gusi Empuk

Pembengkakan di area tubuh lain kerap membuat area tersebut terasa lebih kencang. Namun, berbeda apabila gusi belakang bengkak. Anda justru akan merasakan gusi Anda lebih empuk daripada biasanya.

  • Nyeri Rahang dan Pipi

Pembengkakan akan menimbulkan rasa nyeri, tidak terkecuali ketika itu terjadi di bagian gusi belakang Anda. Nyeri yang terasa tidak hanya terjadi di satu tempat atau di tempat gusi yang bengkak. Anda justru bisa merasakan nyeri parah di sekitar rahang dan pipi. Ini karena letak gusi belakang bengkak sangat dekat dengan pipi maupun rahang. Bahkan dalam beberapa kondisi, rasa nyeri akan terasa sampai leher. Rasa nyeri akan semakin terasa ketika Anda menggerakkan mulut. Ketika rasa nyeri tidak tertahan, Anda pun memiliki kemungkinan akan kesulitan membuka mulut.

  • Bau Mulut

Anda sudah memakai obat kumut atau penyegar napas, tetapi kerap merasa bau mulut? Bisa jadi Anda mengalami gusi belakang bengkak. Pembengkakan gusi kerap berhubungan dengan tingkat higienitas mulut. Ketika gusi belakang Anda bengkak, sangat mungkin pemicunya adalah kondisi mulut yang kotor. Pembengkak membuat bau dari kondisi kotor tersebut lebih menyerbak sampai bisa Anda dan orang lain cium.

  • Sulit Menelan

Ketika gusi belakang bengkak, sangat wajar apabila Anda menjadi malas makan. Pasalnya, pembengkakan gusi menyebabkan gangguan pada proses penelanan makanan. Tidak jarang Anda akan merasa nyeri tidak tertahan ketika sedang berusaha menelan makanan yang Anda santap. Alhasil karena rasa sakit tersebut, Anda menjadi malas untuk makan.

  • Keluar Nanah

Jika dibiarkan 3—4 hari, gusi belakang bengkak akan mulai mengeluarkan nanah. Proses keluarnya nanah ini akan membuat nyeri yang Anda rasakan semakin kuat. Bau mulut yang menjadi gejala awal gusi bengkak pun akan semakin menyeruak. Jika sudah mengalami gejala ini, baiknya Anda segera melakukan penanganan. Rasa sakit yang makin parah ini bisa membuat Anda menjadi tidur bisa tidur.

  • Demam Tinggi

Demam tidak hanya terjadi ketika Anda terinfeksi virus atau bakteri. Ketika gusi belakang bengkak, Anda pun bisa mengalami gejala demam yang tinggi. Kondisi demam yang Anda alami terjadi karena adanya peradangan di bagian gusi yang bengkak.

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gusi belakang bengkak sangat mungkin menyebabkan peradangan di bagian lain karena rasa sakit yang ditimbulkan. Bagian yang rentan terpengaruh pembengkakan gusi adalah kelenjar getah benih yang ada di leher. Ketika rasa nyeri dari gusi belakang makin kuat, rasa sakit akan menjalar ke bagian leher dan sangat mungkin menimbulkan pembengkakan di kelenjar getah benih yang ada di area tersebut.

Ketika merasakan gejala gusi belakang bengkak, baiknya Anda langsung mengonsultasikannya ke dokter gigi. Penanganan yang lebih cepat akan lebih baik karena akan membebaskan Anda dari rasa sakit yang mengganggu aktivitas harian Anda.

Tags: , ,

Inilah 4 Aspek Pokok Menuju Sekolah Adiwiyata!

Adiwiyata berasal dari dua buah kata, yaitu Adi dan Wiyata. Adi berarti besar, agung, ideal, sempurna, atau baik, sedangkan wiyata berarti tempat seseorang belajar ilmu pengetahuan, norma, dan etika. Sekolah Adiwiyata adalah salah satu program sekolah yang berbasis lingkungan. Anak-anak yang mengikuti sekolah Adiwiyata akan diajarkan peduli lingkungan yang sehat, bersih, dan asri. Para murid akan menyadari bahwa betapa pentingnya lingkungan yang hijau untuk kenyamanan, ketenangan, dan kesehatan seseorang.

Empat aspek pokok menuju sekolah Adiwiyata.

Dilansir dari Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan, ada 4 aspek penting yang harus dipenuhi untuk mencapai sekolah Adiwiyata, yaitu:

  1. Kebijakan berwawasan lingkungan.

Sekolah Adiwiyata harus membuat visi, misi, fungsi, tujuan, serta sasaran program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang tertulis di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Baik itu dijadikan mata pelajaran wajib, muatan lokal, ataupun program pengembangan diri, seperti Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).

Berdasarkan peraturan dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 bahwa untuk menjadi sekolah Adiwiyata, maka sekolah setidaknya mengalokasikan dana sebesar 20 persen dari total anggaran setiap tahunnya. Dana ini nantinya akan dialokasikan untuk kegiatan kesiswaan dan pembelajaran berbasis lingkungan hidup.

  • Pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan.

Untuk mewujudkan proses belajar mengajar yang berkualitas di sekolah Adiwiyata, maka dibutuhkan guru yang kompeten dan professional, meliputi:

  • Penguasaan kurikulum.
  • Penguasaan seluruh materi yang akan diajarkan.
  • Terampil menggunakan multi metode pembelajaran.
  • Disiplin.

Metode pembelajaran lingkungan hidup harus dilakukan dengan aktif, seperti demonstrasi, diskusi kelompok, simulasi, berbagi pendapat, atau langsung turun ke lapangan. Hasil karya dari warga sekolah bisa dipublikasi melalui mading sekolah, buletin sekolah, website sekolah, koran, serta siaran langsung di televisi atau radio.

  • Kegiatan lingkungan perlindungan berbasis partisipatif.

Kegiatan lingkungan berbasis partisipatif ini memiliki standar untuk melakukan seluruh kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang terstruktur bagi seluruh warga sekolah Adiwiyata. Adapun kegiatan kreativitas dan inovasi sebagai upaya menjaga dan mengelola lingkungan hidup, seperti:

  • Daur ulang sampah.
  • Pemanfaatan dan pengolahan air.
  • Pembuatan taman sekolah.
  • Pembuatan tanaman obat keluarga (toga).
  • Tanam pohon.
  • Pembuatan kolam ikan.
  • Hutan sekolah.

Selain itu, ada juga kegiatan ekstrakurikuler untuk mengasah kreativitas warga sekolah dalam melestarikan lingkungan hidup, seperti Pramuka, Karya Ilmiah Remaja (KIR), Palang Merah Remaja (PMR), Dokter Kecil, dan Pencinta Alam.

  • Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

Aspek terakhir yang harus dipenuhi adalah sekolah Adiwiyata wajib mengelola sarana pendukung yang ramah anak dan lingkungan. Artinya, setiap program pembelajaran yang diajarkan kepada warga sekolah harus diiringi dengan fasilitas yang memadai. Misalnya, dengan menyediakan ruang terbuka hijau (RTH), drainase yang baik, serta tempat sampah terpisah.

Bangunan sekolah harus ramah terhadap lingkungan, dengan pengelolaan yang baik untuk mencegah hal-hal buruk terjadi pada warga sekolah. Sama halnya dengan kantin sekolah yang ramai dikunjungi oleh murid dan seluruh jajaran sekolah.

Kebersihan kantin harus selalu terjaga dan ramah lingkungan, seperti tidak menggunakan plastik, styrofoam, atau aluminium foil untuk membungkus makanan. Makanan yang dijual harus mengikuti standar kesehatan yang berlaku. Selain itu, tempat pencucian piring dan gelas yang kotor harus dengan air yang mengalir.

Catatan dari SehatQ

Inilah 4 aspek penting yang harus dipenuhi untuk menjadi sekolah Adiwiyata. Sekolah yang bisa menambahkan program ini ke dalam kurikulum pembelajarannya dapat memberikan dampak nyata terhadap pendidikan nasional terkait kelestarian lingkungan hidup. Selain itu, bisa membentuk dan memperkuat karakter cinta lingkungan sejak dini.

Tags: