Payudara Keluar Air, Jangan Anggap Sepele

Payudara Keluar Air, Jangan Anggap Sepele

Ketika hamil atau sedang menyusui, keluar air dari payudara merupakan kondisi yang terbilang normal. Tak hanya pada perempuan, kondisi itu juga bisa dialami oleh para laki-kali kapan saja dan bahkan payudara keluar air pada laki-laki perlu diwaspadai dengan sangat hati-hati. Karena kondisi ini bisa saja menandakan seseorang tersebut tengah mengalami masalah kesehatan.

Untuk perempuan, payudara yang mengeluarkan air aias galaktorea secara umum bukan merupakan sesuatu yang serius meskipun tetap harus waspada berbeda dengan laki-laki. Sebagai langkah untuk mengetahui penyebab yang muncul, perlu diperhatikan terlebih dahulu warna cairan yang keluar dari payudara, karena perbedaan warna akan sangat berpengaruh pada kondisi yang terjadi.

Penyebab Payudara Keluar Air

Penting untuk mengetahui warna cairan yang muncul dari payudara dan apakah cairan ini muncul hanya pada satu atau kedua payudara, perhatikan pula konsistensi dari cairan. Tanda penyakit bisa dikenali dengan melihat warna yang muncul dari cairan, berikut beberapa jenis warna yang ada sekaligus penyakit apa yang dibawa.

  • Hijau, pertanda adanya kemungkinan muncul karena kista payudara.
  • Bening, bisa jadi karena kanker payudara, terutama jika hanya keluar dari satu payudara.
  • Merah karena darah, karena sejenis tumor jinak (papiloma) atau kanker payudara.
  • Putih keabuan, kuning atau bernanah, kemungkinan disebabkan karena infeksi pada puting.
  • Cokelat atau cairan menggumpal seperti keju, bisa terjadi karena adanya penyumbatan pada saluran ASI.

Terdapat beberapa kondisi lain yang juga bisa menyebabkan air keluar dari payudara, penyebab lain ini lebih menyasar ke perempuan. Seperti ibu hamil atau perempuan yang mengalami masalah kesehatan, berikut di antaranya.

  • Konsumsi pil KB.
  • Mengalami cedera atau benturan pada payudara.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Mengonsumsi obat pelancar haid.
  • Adanya abses di payudara.
  • Mengalami kelainan hormon endokrin.
  • Muncul rangsangan berlebihan pada payudara.

Gejala Keluar Air di Payudara

Selain warna dari cairan yang abnormal alias tidak normal, terdapat pula beberapa kondisi lain atau bisa disebut gejala yang mungkin menyertai keluarnya air dari payudara. Keluhan ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami, agar pasien dan dokter yang menangani segera menemukan penyebabnya, berikut di antaranya.

  • Mual dan muntah disertai puting payudara mengalami perubahan bentuk serta warna hingga terasa gatal, bersisik atau tampak kemerahan.
  • Muncul rasa nyeri pada payudara ketika ditekan, salah satu payudara menjadi lebih besar atau kecil, mengalami demam hingga menstruasi yang tidak teratur.

Apabila pria mengalami payudara keluar air, maka sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Bagi perempuan, apabila air yang keluar dari payudara disertai beberapa kondisi di bawah ini, juga sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis.

  • Air atau cairan yang keluar dari payudara muncul ketika perempuan sedang tidak menyusui.
  • Cairan muncul bahkan ketika payudara tidak disentuh dan munculnya benjolan di payudara.
  • Harus menjadi perhatian bagi perempuan yang berusia di atas 50 tahun jika mengalami kondisi ini.
  • Payudara terasa nyeri, muncul kemerahan atau bengkak pada bagian tertentu.
  • Air muncul secara teratur, tidak hanya sekali dan hanya muncul dari satu payudara.

Dalam pemeriksaan, dokter akan memeriksaan payudara dengan seksama termasuk menanyakan kepada pasien terkait beberapa gejala yang dialami, riwayat medis hingga faktor risiko. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa, Mammogram, duktogram, USG, hingga biopsi payudara.

Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*