Pemeriksaan Penyakit Retina Mata di SMEC Jakarta

SMEC Jakarta menjadi salah satu klinik spesialis mata di Jakarta yang bisa memeriksa berbagai penyakit pada retina.

Retina menjadi bagian belakang mata yang berguna untuk menangkap beragam cahaya. Nah, bila retina mengalami gangguan, ini akan berpengaruh kepada penglihatan kamu. 

Apa saja penyakit retina yang membahayakan penglihatan? Mari kita cari tahu di bawah ini!

Fungsi utama retina mata

Retina mata memegang peran penting untuk menangkap cahaya lalu mengaturnya sebagai informasi visual yang kemudian akan dikirimkan ke otak melalui saraf.

Di tengah saraf ini terdapat makula yang membuat kamu mampu melihat dengan jelas.

Jenis penyakit yang bisa menyerang retina

Retina mata punya peran yang sangat penting bagi penglihatan. Bila retina terkena penyakit tentu akan mengganggu penglihatan kita. Berikut beberapa penyakit pada retina mata yang bisa menurunkan kemampuan melihat.

1. Retinopati diabetik

Penyakit pada retina pertama adalah retinopati diabetik yang merupakan komplikasi dari penyakit diabetes.

Komplikasi ini menyebabkan terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah di bagian retina mata. Kondisi ini bisa menyebabkan retina mata menjadi bengkak bahkan bocor.  

Hal ini kemungkinan dapat memicu munculnya pembuluh darah baru di retina. Pembuluh darah ini lebih rapuh, sehingga mudah pecah dan mengganggu penglihatan. 

2. Degenerasi makula

Degenerasi makula adalah kondisi di mana kamu mengalami penurunan kemampuan melihat. Kondisi dapat terjadi karena adanya kerusakan pada bagian pusat retina (makula). Degenerasi makula ini lebih sering terjadi pada orang lanjut usia.

3. Ablasio retina

Ablasio retina adalah kondisi di mana retina mata terlepas dari jaringan penyangganya. Ablasio retina tergolong masalah serius dan memerlukan penanganan segera.

Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan permanen. 

4. Retinoblastoma

Retinoblastoma adalah jenis kanker mata yang bisa dikatakan masih langka. Kanker mata ini lebih banyak dialami oleh anak-anak, terlebih balita. 

Retinoblastoma ditandai dengan adanya gejala berupa refleks mata kucing. Gejala ini bisa dilihat dengan munculnya pantulan cahaya berwarna putih pada bagian pupil mata, saat terkena cahaya atau blitz kamera.

5. Robekan pada retina

Robekan dapat terjadi saat vitreus mengecil dan menarik retina dengan kekuatan yang mampu menyebabkan kerusakan pada jaringan. Vitreus sendiri merupakan benda jernih yang menyerupai gel di tengah mata.

Gejala penyakit retina mata

Penyakit retina mata dapat dikenali karena memiliki gejala-gejala tertentu. Tanda dan gejala tersebut seperti:

  • Merasa melihat bintik-bintik atau gambaran yang menyerupai jaring laba-laba yang mengambang
  • Pandangan terasa kabur
  • Lemah dalam daya lihat samping
  • Hilang melihat 

Gejala ini dapat timbul pada hanya salah maupun kedua mata sekaligus, tergantung pada jenis penyakit mata apa yang kamu alami.

Diagnosis 

Penyakit retina bisa muncul karena usia atau juga riwayat keluarga. Untuk menentukannya dokter akan melakukan diagnosis.

Diagnosis dimulai dari tahap wawancara medis, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik mata untuk melihat adakah yang tidak normal pada retina. 

Beberapa pemeriksaan retina mata yang menunjang diagnosis antara lain:

  • Pemeriksaan Amsler grid

Dokter akan melakukan pemeriksaan amsler grid untuk menguji kejelasan dari daya lihat mata sentral.

Pada tahap pemeriksaan dokter akan menayangkan garis-garis dan apabila garis yang terdapat pada amsler grid tersebut tampak buram, pecah, bengkok, dan sebagainya guna memahami kerusakan retina yang dialami.

  • Optical Coherence Tomography (OCT) 

Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mendapatkan gambaran dari retina untuk menentukan diagnosis apa ada membran epiretinal, lubang makula, pembengkakan pada makula, pemantauan derajat dari degenerasi makula.

Untuk pemeriksaan OCT sendiri di SMEC Jakarta menggunakan teknologi Nidek OCT RS-3000 Advance 2 With SLO. Alat ini dapat memberikan visualisasi perubahan retina karena suatu penyakit.

Jika kamumerasa ada yang salah dengan penglihatan, jangan abaikan. Segera periksakan ke SMEC Jakarta. Pemeriksaan telah ditunjang dengan teknologi modern dan ditangani oleh dokter profesional. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*