Penyebab Hidung Bayi Tersumbat Tapi Bukan karena Pilek

Penyebab Hidung Bayi Tersumbat Tapi Bukan karena Pilek

Hidung tersumbat identik sebagai bagian dari gejala pilek atau flu, meski demikian ketika seseorang mengalami kondisi ini kemungkinan juga terdapat kondisi kesehatan yang lebih serius dari sekadar serangan virus influenza. Termasuk pada bayi, hidung bayi tersumbat terjadi karena beberapa keadaan yang menyebabkan hal itu muncul.

Gejala hidung tersumbat pada umumnya hidung terasa mampet, berair disertai nyeri pada daerah sinus (kantung-kantung udara di sekitar hidung). Kemudian terjadi penumpukan ingus yang menyumbat hidung dan pembengkakan jaringan dalam hidung. Selain flu, kondisi ini juga diakibatkan karena beberapa faktor lain.

Hidung Bayi Tersumbat

Apabila penyebab dari hidung tersumbat adalah karena serangan virus, maka kondisi ini akan segera membaik dalam kurun waktu satu minggu. Namun, jika bukan karena flu bukan tidak mungkin kondisi ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Terdapat beberapa gangguan kesehatan yang dialami bayi sehingga membuat hidungnya tersumbat, berikut di antaranya.

  1. Alergi

Penyebab hidung tersumbat pada bayi yang bukan karena pilek adalah alergi, kondisi ini menyebabkan hidung penderita mengeluarkan ingus dan mampet. Alergi biasanya terjadi karena faktor eksternal yang menjadi pemicu atau alergen, bisa karena makanan, minuman, polusi, hewan hingga jamur.

  1. Hay Fever

Di Indonesia kondisi ini lebih dikenal dengan istilah alergi serbuk sari atau rhinitis alergi, jenis alergi ini pada umumnya bisa kambuh pada waktu-waktu tertentu atau musiman. Hal inilah yang menyebabkan kondisi ini kerap kali menyebabkan hidung tersumbat tetapi bukan karena pilek, penyebabnya sama seperti alergi pada umumnya.

  1. Polip Hidung

Polip hidung merupakan daging tumbuh yang bersifat nonkanker, salah satu lokasi polip tumbuh adalah bagian dalam hidung sehingga dinamai dengan polip hidung. Pertumbuhan abnormal ini umumnya tidak membahayakan, tetapi jika ukurannya terus membesar dan tidak segera ditangani bukan tidak mungkin polip ini menyumbat hidung dan jalan napas.

  1. Paparan Senyawa Kimia

Bahan kimia yang menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan hingga membuat munculnya berbagai gangguan pernapasan juga bisa membuat hidung bayi bisa tersumbat. Kondisi yang muncul bisa dari reaksi alergi hingga sinusitis atau infeksi pada sinus.

  1. Sinusitis Kronis

Hidung tersumbat tetapi bukan karena pilek merupakan salah satu gejala dari sinusitis kronis, merupakan infeksi yang terjadi pada sinus dan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang atau bisa sangat lama.

  1. Kelainan pada Septum

Septum merupakan dinding yang memisahkan lubang kiri hidung dan kanan, jika muncul kelainan pada struktur dinding pemisah ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Seperti hidung mampet, kemudian kelainan yang terjadi bisa seperti pergeseran atau pembengkokan septum. Dalam dunia medis kelainan ini dikenal dengan istilah deviasi septum.

Cara Mengatasi Hidung Bayi Tersumbat

Sebelum memeriksakan bayi ke dokter, terdapat cara mudah yang dilakukan sebagai penanganan dini hidung tersumbat pada bayi. Tujuannya untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan bayi, salah satunya dengan membantu mengeluarkan ingus dari dalam hidung. Namun, untuk melakukan ini tidak boleh sembarangan karena terdapat langkah-langkah yang harus diikuti.

Perlu diketahui jika bayi tidak dapat mengeluarkan ingusnya sendiri, jadi peran orang tua dalam keadaan ini penting sekali. Keluarkan ingus dari dalam hidung bayi secara perlahan, bisa menggunakan alat hisap cairan hidung atau aspirator, setelah itu gunakan air garam teteskan ke hidung untuk mengencerkan ingus.

Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*