Kenali 5 Penyebab Stretch Mark di Bagian Paha

stretch mark di paha

Salah satu tempat yang sering muncul stretch mark adalah bagian paha. Bagian tersebut memang rentan seperti pada bagian lainnya seperti perut, payudara, dan juga pinggul. Biasanya, penyebab utama dari munculnya masalah ini adalah adanya pelebaran serta kontraksi kulit dalam waktu cepat. 

Stretch mark yang ada pada paha, terlihat seperti suatu garis guratan linear yang berwarna ungu atau merah. Setelah beberapa bulan, stretch mark yang ada paha akan berangsur-angsur menjadi seperti bekas luka yang berwarna putih. Kondisi ini seringkali dan lebih banyak dialami oleh wanita. 

Walaupun kondisi medis ini tidak membahayakan, namun stretch mark yang ada di paha dianggap mengganggu penampilan dari seseorang. Tak heran jika banyak orang yang berusaha untuk menghilangkannya atau minimal bisa menyamarkannya. 

Penyebab Munculnya Stretch Mark di Bagian Paha

Ada beberapa alasan lain yang mendasari mengapa stretch mark bisa muncul di paha. Simak artikel ini hingga selesai, ya. 

1. Pertambahan Berat Badan

Penyebab pertama yang mendasari munculnya stretch stretch mark adalah pertambahan badan yang terjadi secara signifikan. Tak hanya di paha saja, bahkan bisa juga memunculkan kondisi medis ini di lutut dan juga punggung. 

Meskipun kamu sudah menurunkan berat badan, selulit tetap saja tidak akan hilang. Namun, seiring berjalannya waktu selulit yang ada di paha akan memudar dan menjadi tidak terlalu kentara. 

2. Kehamilan

Penyebab lainnya adalah kehamilan. Memang, stretch mark sangat umum dialami oleh perempuan yang sedang hamil. Ada data yang mengatakan, sekitar 8 dari 10 wanita hamil memang memiliki selulit. Kenaikan berat badan yang signifikan, adalah penyebab utamanya. 

Stretchmark pada ibu hamil bisa ditemukan di bagian paha, perut, lengan atau bagian tubuh lainnya. Tapi, tidak semua ibu hamil akan mengalaminya. Pasalnya, masih ada orang yang cenderung memiliki kulit elastis. 

3. Pubertas

Pubertas, juga bisa jadi salah satu penyebab munculnya selulit. Apalagi jika seseorang tumbuh dengan sangat pesat selama masa tersebut. Kulit bisa menjadi lebih renggang dan akan menimbulkan stretch mark. 

Begitu juga jika tulang bertambah panjang dan bagian pinggul melebar, kulit yang ada pada bagian tersebut terpaksa ikut meregang dengan cepat. Hal inilah yang menyebabkan selulitr muncul pada bagian-bagian tertentu. 

4. Ketidakseimbangan Hormon

Alasan lainnya yang menyebabkan selulit muncul adalah ketidakseimbangan hormon. Jadi, tak hanya gara-gara peregangan kulit secara berlebihan saja. Misalnya saja, selama kehamilan atau pubertas, kelenjar adrenal akan menghasilkan banyak hormon yang biasa dikenal sebagai glukokortikoid. 

Hormon ini, menyebabkan elastin dan serat kolagen sobek saat kulit diregangkan. Maka dari itu, tak heran jika selulit muncul pada bagian-bagian yang rentan. 

5. Kondisi Medis Tertentu

Tak bisa disangkal, kondisi medis tertentu seperti sindrom Ehlers-Danlos, Marfan, Cushing, dan beberapa kelainan genetik  lainnya juga menjadi penyebab selulit muncul. Beberapa sindrom tersebut, menyebabkan penurunan elastisitas kulit. Dan tingkat elastisitas sangat berpengaruh terhadap ada atau tidaknya selulit. 

Jika kamu memiliki selulit pada bagian tubuh tertentu, tak perlu khawatir. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyamarkannya. 

Cara Menyamarkan Stretch Mark

Beberapa orang yang terganggu dengan adanya selulit pada tubuh, biasanya menggunakan krim retinol topikal dan juga terapi laser. Tapi ada cara lain yang lebih sederhana, yakni dengan secara rutin mengoleskan pelembab, konsumsi air yang cukup, dan konsumsi makanan yang bisa mempengaruhi tingkat elastisitas kulit. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan bahan alami, yakni minyak kelapa. Silakan oleskan minyak kepala pada bagian stretch mark setiap dua kali sehari.

Tags: ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*