Termasuk Gangguan Langka, Apakah Latah Dapat Disembuhkan?

Apakah latah dapat disembuhkan? Pertanyaan ini termasuk salah satu yang paling sering dilontarkan penderita latah, Anda mungkin salah satunya.

Pada dasarnya latah mengacu pada istilah melayu, yakni perilaku yang aneh. Sekarang kita mengenal latah sebagai reaksi terkejut yang berlebihan.

Secara klinis, gejala latah ini ditandai oleh respons terkejut atau kaget yang berlebihan dan vokalisasi yang tidak disengaja, ekolalia, dan ekopraksia.

Lantas, apakah latah bisa disembuhkan? Jika bisa, bagaimana menyembuhkannya?

Gejala latah

Latah pada umumnya adalah respons terkejut berlebihan akibat stimulus visual, akustik, atau sentuhan dari orang lain. Stimulus ini berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung budaya dan lingkungannya.

Meski begitu, setidaknya ada beberapa gejala latah yang umum ditemui seperti:

  • Meniru kata-kata
  • Mengulangi kata seperti burung beo, disebut Echolalia
  • Meniru gerakan tubuh tanpa disengaja, disebut Echopraxia
  • Mengeluarkan sumpah serapah atau kata-kata kotor, disebut Coprolalia
  • Reaksi terkejut berlebihan

Selain itu, ada pula kasus latah ekstrem yang membuat penderita mematuhi perintah dadakan dari orang lain. Misalnya ketika dia diminta memukul atau melompat.

Jenis latah

Latah digolongkan menjadi tiga kelompok sindrom kejut, yaitu:

  • Hiperekplexia
  • Gangguan akibat terkejut
  • Sindrom terkejut neuropsikiatri

Penyebab latah

Sampai sekarang belum ada penelitian yang menjelaskan penyebab latah secara sepenuhnya. Para ahli menduga latah disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:

  • Sindrom syok neuropsikiatrik
  • Budaya tertentu, seperti Melayu atau Indonesia
  • Faktor genetik gen GLRA1, SLC6A5, GLRB, GPHN, dan ARHGEF9 (X-linked)
  • Berjenis kelamin perempuan

Latah dapat disembuhkan?

Apakah latah dapat disembuhkan? Pada umumnya penyakit latah tidak berbahaya, tapi mungkin penderita latah merasa lelah dan frustrasi karena terus diganggu.

Jika Ada termasuk penderita latah dan merasa tidak ada gangguan ekstrem, sebaiknya Anda mengatasinya dengan melatih diri terhadap stimulus.

Namun, jika Anda merasa gangguan latah sudah terlalu ekstrem, dokter bisa menganjurkan beberapa pengobatan seperti:

  • Memberikan obat anticemas dan antikejang, contohnya clonazepam, karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, diazepam, 5-hydroxytryptophan, piracetam, serta sodium valproate.

Catatan

Jika Anda termasuk penderita latah, sebenarnya Anda tidak perlu khawatir atau cemas berlebihan. Pada umumnya latah tidak membahayakan dan dapat diatasi dengan mudah.


Cobalah bicara dengan orang-orang di sekitar Anda untuk berhenti menggoda reaksi latah Anda. Dengan demikian, perlahan-lahan latah Anda akan berkurang dan latah dapat disembuhkan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*