Turunkan Berat Badan dengan Diet Oatmeal, Begini Cara Melakukannya

Hampir semua orang menginginkan berat badan yang ideal. Berbagai hal pun dilakukan, seperti rajin berolahraga, menjalani terapi, melakukan diet, hingga prosedur medis lainnya. Mungkin diet yang paling sering dilakukan. Salah satu diet untuk menurunkan berat badan adalah dengan diet oatmeal.

Seperti yang diketahui bahwa oatmeal dapat menyerap lemak dan dikeluarkan bersama dengan tinja. Sehingg tubuh tidak menyerap lemak dan menjauhkan Anda dari obesitas.

Jadi, diet oatmeal adalah mengatur makanan dengan cara mengkonsumsi oatmeal. Hanya saja, Anda masih tetap bisa mengkonsumsi jenis makanan lain sebagai selingan asalkan sesuai aturan.

Diet oatmeal ini memang tengah mencuri perhatian banyak orang karena banyak manfaatnya bagi tubuh. Dalam satu cup atau 128 gram oatmeal yang sudah diolah, mengandung 5 gram serat yang sudah memenuhi 18 persen kebutuhan serat harian tubuh, 150 kalori, serta protein.

Cara Melakukan Diet Oatmeal

Program diet oatmeal ini setidaknya dalam sehari harus mengkonsumsi oatmeal 1-2 kali di saat jam makan. Dalam menjalankan diet oatmeal, ada beberapa cara yang bisa Anda pilih, yaitu:

  • Diet Oatmeal 2 Fase

Maksudnya, ada dua fase diet yang harus dilakukan. Fase pertama, Anda harus mengkonsumsi oatmeal utuh di hari pertama hingga ke tujuh sebanyak 3 kali sehari. Waktunya saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

Setelah fase pertama, ANda akan mengkonsumsi bubur gandum 1-2 kali sehari, ini disebut fase kedua. Di fase ini juga ditambahkan sayuran dan buah serta Anda diperbolehkan mengkonsumsi oatmeal instan.

Dalam setiap sajian makan, Anda dapat menyajikan sebanyak 0,5 cup atau lebih kurang 64 gram oatmeal.

  • Diet Oatmeal 6 Hari

Cara yang kedua ini adalah dengan mengkonsumsi oatmeal dua kali sehari selama 6 hari. Dan di hari ke tujuh, Anda bisa mengkonsumsi oatmeal sebanyak satu kali saja sehari.

  • Diet Oatmeal Bertahap Selama 7 Hari

Cara ketiga ini, Anda bisa melakukan diet oatmeal secara bertahap selama 7 hari. Detailnya, di dua hari pertama, Anda makan oatmeal tiga kali sehari di waktu sarapan, makan siang, dan makan malam.

Lalu, di hari ketiga dan keempat, Anda dianjurkan makan oatmeal sebanyak dua kali sehari di waktu sarapan dan makan siang. Pada hari kelima hingga ketujuh, Anda bisa makan oatmeaal satu kali sehari saja.

Manfaat Diet Oatmeal

Seperti yang sedikit disinggung di awal, oat mengandung tinggi antioksidan dan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Oleh karena itu, oatmeal bisa memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskuler dan bisa membantu mencegah penyakit jantung dan darah tinggi.

Penderita diabetes tipe 2 juga baik mengkonsumsi oatmeal karena bisa mengontrol kadar gula darah tetap stabil. Anda bisa mengkonsumsi oatmeal secara teratur.

Selain untuk kesehatan, oatmeal juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Sebab, oatmeal bisa menyeimbangkan pH kulit, membuat kulit terasa lembut, serta menjaga kelembapan kulit.

Efek Samping Diet Oatmeal

Masing-masing diet akan memberikan efek samping jika cara dietnya tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika Anda mencoba diet oatmeal yang membatasi mkanan selain oatmeal, maka tubuh akan berpotensi kekurangan nutrisi lainnya.

Jika tubuh hanya terbatas hanya mendapat asupan berupa oatmeal saja, maka tubuh akan mendapat asupan kalori yang sangat rendah dan tubuh akhirnya tidak berenergi.

Selain itu, Anda juga akan menjadi cepat jenuh dan tidak akan bisa bertahan lama mengikuti program diet ini. Meskipun diet oatmeal ampuh menurunkan berat badan Anda.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*